Kompas.com - 23/10/2020, 21:35 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Sel-sel serviks yang tidak normal ini dapat menyebabkan vagina mengalami pendarahan setelah berhubungan seks.

"Jika seseorang datang dengan keluhan perdarahan setelah berhubungan seks, hal pertama yang kami lakukan adalah memeriksa riwayat pap smear dan memastikan mereka selalu up to-date dengan skrining kanker serviks," kata Bowman.

Baca juga: 7 Cara Menjaga Vagina Tetap Kencang

6. Penggunaan kontrasepsi

Semua jenis alat kontrasepsi yang mengandung estrogen, seperti koyo atau pil dapat menyebabkan kondisi yang disebut ektropion serviks.

Kondisi ini menyebabkan sel-sel di dalam serviks berpindah ke saluran vagina. Sel-sel ini lebih lembut, maka penetrasi dapat menyebabkannya berdarah.

Ektropion serviks juga sering terjadi pada wanita hamil karena kadar estrogen meningkat secara alami selama kehamilan, dan selama masa remaja ketika wanita mengalami perubahan hormonal. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.