Kompas.com - 24/10/2020, 17:11 WIB
Warga duduk dengan menerapkan social distancing atau saling menjaga jarak guna mencegah penyebaran virus corona di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) mengimbau para penumpang untuk menjaga jarak aman dengan penumpang lainnya, minimal dalam radius satu meter. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga duduk dengan menerapkan social distancing atau saling menjaga jarak guna mencegah penyebaran virus corona di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) mengimbau para penumpang untuk menjaga jarak aman dengan penumpang lainnya, minimal dalam radius satu meter.

Sebaliknya, mata akan menyipit saat kita fokus pada sesuatu yang tidak menyenangkan.

Senyuman dapat dilihat dari sudut mata, dengan garis-garis halus yang muncul karena pipi yang ditarik ke atas saat tersenyum. Sementara saat sedih, mata akan tampak lesu, alis menyatu, dan pandangan kosong.

Baca juga: Mata Seperti Nicholas Saputra Banyak Disukai Kaum Wanita, Alasannya?

Wood mengatakan bahwa respons manusia terhadap emosi bisa saja dipalsukan. Namun, mata tak pernah berbohong. Untuk itu Wood percaya berkomunikasi melalui bahasa mata sudah menjadi kebiasaan manusia.

Apa yang kita rasakan akan terpancar pada mata, tak ada salahnya untuk memahami hal ini saat tak bisa melihat mulut dan hidung saat berkomunikasi.

Artinya, seiring berjalannya waktu, ketika sudah terbiasa untuk berkomunikasi dengan orang yang memakai masker wajah, kemungkinan besar kita akan semakin mengandalkan bahasa mata dan lebih nyaman.

Berikut adalah cara membaca bahasa mata yang bisa digunakan saat berkomunikasi ketika menggunakan masker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lakukan Ini Agar Mata Terlihat Segar dan Jernih

1. Kontak mata

Wood mengatakan, mempertahankan kontak mata menjadi lebih penting dari sebelumnya.

Penelitian menunjukkan kontak mata yang berkelanjutan dapat meningkatkan perasaan pengertian dan empati, baik perasaan yang kita rasakan terhadap orang lain, dan perasaan yang mereka rasakan pada kita.

Orang yang memiliki harga diri lebih tinggi cenderung lebih baik dalam mempertahankan kontak mata yang lebih lama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.