Kompas.com - 26/10/2020, 17:35 WIB

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 membuat banyak orang dilanda stres hingga akhirnya berdampak pada jam tidur mereka. Tak sedikit yang jadinya sulit tidur dan mengalami insomnia.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, mulai dari membatasi paparan gadget di malam hari, melakukan meditasi, hingga berolahraga. Hal lain yang tak kalah penting adalah memperhatikan menu makan malam.

Makanan tertentu ternyata dapat membantu seseorang memiliki waktu tidur yang lebih baik. Berikut ulasannya.

1. Kacang-kacangan

Kacang renyah seperti almond, kenari, pistachio, dan kacang mete dikatakan dapat meningkatkan kualitas tidur. Hal ini karena bahan pangan tersebut mengandung melatonin, hormon yang memberi sinyal pada tubuh waktu untuk tidur.

Selain itu, kacang-kacangan juga tinggi protein, serat, dan lemak esensial. Ada pula kandungan magnesium dan seng yang dapat menunjang tidur.

Ada pula penelitian yang menunjukkan makan segenggam kacang setiap hari dapat meningkatkan kadar serotonin, hormon yang juga membuat seseorang merasa lebih bahagia.

Baca juga: 5 Manfaat Kacang Mete untuk Kesehatan, Termasuk Cegah Stroke Lho!

Ilustrasi olahan daging ayam.SHUTTERSTOCK Ilustrasi olahan daging ayam.

2. Daging unggas

Daging unggas seperti ayam kalkun, ayam panggang, bebek goreng, dan sebagainya dapat membantu seseorang tidur tepat waktu.

Unggas kaya akan protein dan mengandung banyak asam amino. Salah satunya triptofan yang bisa memicu tidur karena digunakan otak untuk mensintesis hormon melatonin.

Tubuh tidak bisa membuat triptofan sendiri. Asam amino tersebut didapatkan dari makanan. Selain unggas, makanan seperti kedelai, biji-bijian, ikan berminyak, dan kacang-kacangan juga membantu.

Baca juga: Mengapa Jadi Susah Tidur Selama Karantina di Rumah?

3. Pasta

Mungkin bukan ide yang baik untuk mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat di malam hari. Tapi sesekali tidak ada salahnya agar jam tidur bisa diperbaiki.

Makanan tinggi karbohidrat seperti pasta dapat mendukung penyerapan triptofan di otak. Pada akhirnya hal ini membantu meningkatkan efek kantuk dan memudahkan seseorang untuk tidur.

4. Chamomile

Hindari minum minuman berkafein tinggi menjelang tidur karena bisa membuat mata sulit tertidur. Sebaliknya, minumlah minuman yang bisa meredakan stres dan menenangkan seperti chamomile.

Chamomile mengandung senyawa apigenin yang bekerja di reseptor otak untuk membantu memulai tidur.

Suatu studi 2016 menemukan orang yang rutin minum teh chamomile selama dua minggu mendapatkan tidur yang lebih baik. Selain itu, gejala depresinya juga rendah.

Baca juga: Adakah Waktu Makan yang Memicu Kenaikan Berat Badan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber RTE News


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.