Kompas.com - 26/10/2020, 23:30 WIB

KOMPAS.com - Pasca melahirkan terkadang membuat sebagian perempuan kehilangan gairah seksual.

Ada lantas tidak berselera untuk melakukan hubungan seksual selama berbulan-bulan.

Lantas, apakah kondisi ini merupakan hal yang normal?

Terapis yang juga Direktur Intimacy Institute yang berbasis di Colorado, Amerika Serikat, Jenni Skyler memberikan penjelasannya tentang fenomena ini. 

Baca juga: 5 Tips Kembalikan Gairah Seksual Perempuan Pasca Melahirkan

Dia mengatakan, gairah seksual memang bisa saja hilang setelah melahirkan karena kesibukan mengasuh anak.

Namun, gairah seksual pada wanita setelah melahirkan tetap bisa dikembalikan dengan cara-cara, misalnya sentuhan atau bahasa cinta.

Tetapi jika ada masalah lain yang masih membuat gairah seksual menurun, maka sebaiknya pasangan saling mengutarakan perasaannya.

"Saya biasanya menanyakan bagaimana pasangan sudah saling mencukupi kebutuhan mereka baik secara batin dan biologi," ujar Skyler.

Baca juga: Jangan Nonton Film Porno untuk Cari Gairah Seks, Apa Alasannya?

Dia juga akan memberi pasien daftar kebutuhan hubungan pasangan dan melihat apakah mereka saling terhubung secara emosional.

Setelah pasangan sudah dapat menunjukkan dengan akurat tentang hal-hal yang hilang, selanjutnya tinggal mencari cara untuk memprioritaskan kebutuhan masing-masing.

"Di sinilah pasangan berperan. Biarkan suami mengetahui bagaimana perasaan istri agar suami juga bisa membantu," kata Skyler lagi.

Jika perempuan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyendiri, bisa meminta pasangannya untuk membantu mengawasi anak-anak.

Baca juga: Gairah Seks Tak Semata-mata soal Wajah dan Tubuh Indah...

Atau, ketika merasa jauh secara emosional dari pasangan, jelaskan perasaan itu dan jadwalkan kencan berdua supaya terhubung kembali.

Saat ingin mengutamakan diri sendiri, selalu ingat bahwa libido rendah bukanlah kesalahan atau masalah yang harus diselesaikan sendiri, melainkan bersama pasangan.

"Gairah seks yang rendah adalah masalah yang harus dipecahkan bersama."

"Sehingga, pasangan bisa mencari cara bagaimana memenuhi kebutuhan satu sama lain dan dapat menumbuhkan lebih banyak kepercayaan, serta koneksi," cetus dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.