Kompas.com - 28/10/2020, 06:06 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Setiap orang memerlukan waktu tidur yang cukup untuk membuat tubuh berenergi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menghilangkan rasa lelah.

Orang dewasa pada umumnya membutuhkan sekitar 7-9 jam tidur setiap harinya. Namun, sebagian orang merasa tidur 4 jam sudah cukup.

Faktanya, orang yang hanya tidur 4 jam setiap harinya tidak memiliki cukup energi untuk menjalani kesehariannya.

Kondisi ini kerap ditandai dengan kantuk berlebihan, menguap, sulit konsentrasi, mudah marah, kelelahan di siang hari, pelupa, dan gelisah.

Kualitas tidur yang buruk atau kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga dikaitkan dengan berbagai penyakit.

Sebagai contoh, orang yang rata-rata tidur 4 jam memiliki kemungkinan 4 kali lebih besar untuk terkena flu.

Baca juga: Efek Mengerikan yang Terjadi pada Tubuh Saat Kurang Tidur

Selain itu, tidur kurang dari 7-8 jam per malam juga dikaitkan dengan risiko berikut:

1. Penyakit kardiovaskuler

Sebuah tinjauan dari 15 studi menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 7 jam memiliki risiko yang jauh lebih besar untuk terkena stroke atau penyakit jantung, ketimbang orang yang tidur selama 7-8 jam setiap malamnya.

2. Obesitas

Halaman:
Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.