Kompas.com - 28/10/2020, 15:49 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

KOMPAS.com - Libur panjang pekan ini mungkin akan dimanfaatkan sebagian orang untuk menggelar acara kumpul-kumpul keluarga. Terlebih jika sudah lama tak bertemu.

Tapi harus diingat, kumpul keluarga tetap memiliki risiko penyebaran Covid-19. Bahkan jika bertemu dalam jumlah kecil sekali pun.

Beberapa orang menganggap kumpul dengan keluarga adalah aktivitas yang aman. Hal ini membuat mereka cenderung abai terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: Agar Efektif Cegah Penularan Virus, Jangan Asal Pilih Masker

Para ahli memperingatkan, kumpul keluarga dapat menjadi sumber penularan Covid-19. Oleh karenanya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

1. Tempat kumpul keluarga

Kumpul keluarga yang diadakan di ruangan kecil dengan ventilasi buruk dapat memicu terjadinya penularan Covid-19.

Belum lagi jika di ruangan tersebut ada anggota keluarga yang asimtomatik alias sudah terinfeksi tapi tidak menunjukkan gejala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tindakan sederhana seperti berbicara atau menyanyi dapat menyebarkan virus SARS-CoV-2.

Jadi, sebaiknya acara kumpul keluarga diadakan di luar ruangan dan terpapar sinar matahari.

Jika tidak memungkinkan, pilihlah ruangan yang memiliki ventilasi udara yang baik. 

Bagi tuan rumah, usahakan menyediakan tempat yang aman, disinfeksi permukaan, dan batasi area untuk menghindari kontak dekat.

Baca juga: Seefektif Apa Face Shield Astronot Cegah Penularan Covid-19?

Bisa juga memeriksa suhu anggota keluarga yang datang. Lalu, sediakan tempat untuk mencuci tangan di pintu masuk.

2. Selalu terapkan protokol kesehatan

Ingatlah untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak saat kumpul keluarga. Sempatkan pula waktu untuk mencuci tangan.

Tidak memakai masker berisiko tinggi tertular Covid-19, dan mungkin menularkan kepada anggota keluarga lain.

3. Durasi kumpul keluarga

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah waktu kumpul keluarga. Semakin lama waktu berkumpul, maka semakin tinggi risiko tertular virus dan memicu penularan.

Baca juga: Dilema Kangen ke Salon tapi Cemas Penularan Covid-19

4. Anggota keluarga

Perhatikan pula anggota keluarga yang ikut kumpul. Orang lanjut usia dan anak-anak kecil sebaiknya tidak diajak ikut serta, karena termasuk kategori rentan.

Jika tidak memungkinkan dan harus diajak, lansia serta anak-anak kecil harus melakukan tindakan pencegahan maksimal.

Selain itu, jangan sungkan melarang anggota keluarga yang sedang sakit untuk ikut acara kumpul-kumpul. Bahkan, meski dia hanya menunjukkan gejala infeksi ringan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.