Menerima Kekurangan, Cara Terhindar Dari Toxic Positivity

Kompas.com - 28/10/2020, 17:09 WIB
Ilustrasi pria phototechnoIlustrasi pria

Ditambahkan olehnya, mengakui diri sedang lemah, terpuruk, tidak senang, sakit, gagal, kadang malah justru diperlukan.

Namun bukan berarti harus terus terjebak dalam perasaan negatif. Perlu juga untuk mengakui kekuatan di dalam diri untuk mengatasinya.

"Cari tahu apa yang bisa dilakukan untuk membuat diri merasa lebih baik. Ini step yang penting juga," kata Ega.

Cobalah untuk memvalidasi dan ajak diri melakukan suatu aksi sehingga kenyamanan diri bisa dirasakan kembali.

Dengan begitu, toxic positivity bisa dihindari sekaligus bangkit dari keterpurukan.

Baca juga: Membedakan antara Toxic Positivity dan Berpikiran Positif

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X