Kompas.com - 30/10/2020, 08:50 WIB
. Shutterstock.

Jika suka, ajak anak untuk menonton serial atau film kesukaan kemudian ajak mereka untuk berdiskusi bersama.

Orangtua diharapkan keterlibatan sepenuhnya agar tak merasa terbaikan.

2. Perhatikan apa yang dirasakan anak

Bila anak merasakan sesuatu, misalnya, merasa tidak enak pada bagian tubuh tertentu, orangtua sebaiknya memberi perhatian lebih agar bisa memberi penanganan tepat.

“Misalnya anak mengeluh, ada yang enggak enak, Ibu bisa bertanya, yang mana (yang tidak enak),” ujar Zulvia.

Misalkan anak menjawab yang sakit adalah dada sebelah kiri, tanya lebih detil apa yang mereka rasakan.

Anak kemudian akan menjawab di mana dan sakit seperti apa yang mereka rasakan. Orangtua bisa mengarahkan anak terhadap jenis rasa sakit yang mungkin mereka rasakan.

“Rasanya kayak gimana, cekit-cekit? atau kayak kesemutan?” imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kaum Dewasa Muda Rentan Depresi saat Pandemi, Ini Cara Mengatasinya

Ini juga bisa dilakukan oleh orangtua saat sedang merasa tak enak badan, namun tak mengetahui secara pasti apa yang terasa sakit.

Rasakan dengan seksama, lalu beri nama apa yang sedang dirasakan.

Misalnya, saat badan sakit, kita harus memahami bagian mana yang terasa sakit dan berinama atas rasa sakit itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.