Kompas.com - 31/10/2020, 08:00 WIB
Ilustrasi menu vegan MizinaIlustrasi menu vegan

KOMPAS.com - Mengubah pola makan menjadi vegan atau benar-benar tidak mengonsumsi daging dan semua produk turunan hewan dipercaya dapat membuat tubuh lebih sehat.

Selain itu, beralih ke gaya hidup vegan juga bisa menunjang proses untuk menurunkan berat badan yang lebih efektif.

Namun, tidak semua orang memiliki keinginan untuk menjadi vegan, khususnya bagi para pria.

Hal ini dibuktikan dalam survei yang dilakukan oleh sebuah perusahaan bernama Gallup, yang meyimpulkan di Amerika Serikat, wanita lebih sedikit mengonsumsi daging dibandingkan dengan pria.

Baca juga: Diet Vegan Bikin Kulit Lebih Sehat

Bahkan, secara keseluruhan, diperkirakan sebanyak 80 persen vegan di AS adalah wanita. Itu artinya, 4:5 wanita di sana mengonsumsi protein nabati.

Meningkatnya jumlah wanita yang mengonsumsi nabati juga disebabkan oleh pertumbuhan minat pada gaya hidup vegan yang mendukung kesehatan selama masa pandemi ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping itu, sebenarnya ada banyak alasan mengapa lebih banyak wanita yang cenderung menyukai pola makan vegan daripada pria.

1. Pengasuh yang alami

Lebih mudah bagi seorang wanita untuk menunjukkan kasih sayang terhadap hewan. Alasan itu seringkali mudah diterima karena perannya sebagai pengasuh yang alami.

"Perempuan dalam masyarakat dilihat sebagai kelompok gender yang lebih mengasuh, melindungi, serta memelihara hewan dan lingkungan," kata oleh ahli diet Bansari Acharya, MA, RD.

Meski begitu, bukan berarti pria tidak penyayang.

Hanya saja dalam budaya arus utama, lebih banyak wanita yang secara terbuka menentang kekejaman terhadap hewan dan melindungi sumber daya alam planet kita.

2. Tertarik meningkatkan diri

Wanita sering mengalami proses perubahan dalam hidup, dan ini dapat mengakibatkan lebih banyak wanita menerapkan etos itu pada usaha diet, dibandingkan pria.

Baca juga: Miley Cyrus Berhenti Jalani Diet Vegan, Kenapa?

"Wanita rentan menuju pada perubahan, makanya mereka cenderung mengubah pola makan untuk proses peningkatan diri di domain lain dalam kehidupan mereka."

Demikian diungkapkan oleh psikolog klinis lulusan Harvard yang saat ini bekerja di Lenox Hill Hospital New York City, Sabrina Romanoff, PsyD.

3. Makan daging macho bagi pria

Pria lebih suka makan daging. Sebuah penelitian di dalam jurnal Frontiers in Psychology menyoroti data yang mendukung kalau daging melambangkan maskulinitas.

Tidak hanya itu, para pria yang tergabung dalam perkumpulan barbekyu juga merasa kalau memanggang daging itu merupakan bagian penting dari identitas mereka.

4. Ingin terlihat langsing

Wanita merasakan banyak tekanan di sekelilingnya, bahwa tubuh yang ideal adalah tubuh yang langsing.

Sehingga, mereka menghindari makan terlalu banyak lemak untuk mempertahankan bentuk tubuh yang langsing.

Bagi beberapa orang, hal ini dapat menginspirasi mereka untuk memilih makanan vegan yang rendah kalori.

5. Hormon

Banyak wanita menjadi vegan karena mereka terus melihat hubungan antara pola makan nabati dan keseimbangan hormon.

Baca juga: Hailey Bieber Padukan Celana Jins Robek dengan Sandal Vegan

"Tubuh wanita dirancang untuk menyimpan lemak lebih mudah daripada pria, yang dapat meningkatkan berat badan dengan cepat," terang ahli nutrisi Trista K. Best, MPH, RD, LDN.

Oleh sebab itu, pola makan nabati memberi diet kalori kaya nutrisi yang lebih mudah digunakan tubuh sebagai energi daripada kelebihan yang disimpan sebagai lemak.

Selain itu, seperti yang dijelaskan oleh Best, hormon memainkan peran penting dalam penyimpanan lemak.

"Pola makan nabati berhubungan dengan penurunan estrogen dalam tubuh ke tingkat yang aman dan efektif," ujar dia.

6. Terhindar dari inflamasi

Dari nyeri sendi hingga kondisi kulit, peradangan bukanlah hal yang menyenangkan dan banyak wanita ingin mengendalikan kesehatan mereka dengan kekuatan makanan nabati.

Alasan lain wanita beralih ke pola makan vegan adalah sifat antiinflamasi dari makanan itu sendiri.

Sehingga, pola makan ini cocok bagi siapa saja yang mengalami peradangan kronis.

Apalagi, seiring bertambahnya usia, wanita mungkin akan mengalami peningkatan peradangan di tubuh mereka, seperti nyeri dan artritis yang memperburuk kondisi kesehatan.

Baca juga: Apakah Minyak Nabati Berbahaya Bagi Tubuh?

7. Menjaga kesehatan mental

Industri kebugaran lebih didominasi oleh wanita daripada pria. Jadi, tidak mengherankan jika lebih banyak wanita yang terinspirasi untuk melakukan perubahan gaya hidup dibandingkan pria.

“Saya mengikuti pola makan nabati dengan alasan utama untuk kesehatan mental," kata Best.

Dia menambahkan, memang belum banyak penelitian yang menunjukkan manfaat pola makan vegan dan kesehatan mental.

Namun dia sudah membuktikannya dengan praktik di kehidupan sehari-hari.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber the Beet
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.