Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/11/2020, 05:30 WIB

Jadi, manfaat terbesar dari diet sirtfood adalah pembatasan energi harian, dan kita akan berhasil menurunkan berat badan jika mematuhinya.

Selain itu, mengesampingkan junk food yang padat kalori, dan diproses secara berlebihan akan membantu menurunkan risiko penyakit kronis.

Dampak negatif

Hampir sama dengan kebanyakan diet ketat lainnya, fase pertama mungkin menantang dan tidak direkomendasikan untuk orang dengan kondisi kesehatan tertentu, tanpa pengawasan ahli kesehatan.

Sebab, penurunan berat badan yang cepat pada fase pertama akan menghilangkan air dan glikogen atau bentuk energi yang tersimpan di otot maupun hati.

Akibatnya, penurunan berat badan yang cepat dapat meningkatkan risiko batu empedu dan melewatkan periode menstruasi (amenore).

Perlu diingat juga, ada beberapa daftar makanan serta minuman yang tetap harus diperhatikan ukuran porsinya, seperti anggur merah dan cokelat.

Pandangan ilmiah

Sebagian besar penelitian telah melihat efek diet sirtfood yang dimediasi sirtuin pada cacing, tikus, atau jaringan tubuh tertentu.

Sayangnya, diet ini belum memiliki bukti yang cukup kuat terkait penurunan berat badan dan belum ada penelitiannya terhadap manusia.

Baca juga: Tips Bakar Lebih Banyak Kalori dengan Lari Cepat

Pada pencarian di jurnal PubMed, tidak ditemukan adanya uji coba diet sirtfood pada manusia.

Jadi jawaban singkat tentang apakah diet sirtfood berhasil atau tidak adalah tidak ada yang tahu.

Bisa disimpulkan, klaim keefektifan diet ini hanya didasarkan pada asumsi dan dari testimoni pribadi Adele saja.

Maka dari itu, bagi yang sedang ingin melakukan diet, perhatikan lagi apakah diet ini cocok diterapkan atau tidak.

Intinya, diet terbaik untuk menurunkan berat badan adalah yang memenuhi kebutuhan nutrisi, meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.