Kompas.com - Diperbarui 16/09/2021, 15:23 WIB

Aktivitas fisik secara teratur dapat menguntungkan kita secara kognitif dan secara medis. Sebab, hal itu dapat meningkatkan zat kimia otak yang membantu meningkatkan memori dan kemampuan belajar dengan lebih baik.

Baca juga: Bikin Gemuk dan Rentan Penyakit, Ini 8 Tanda Kamu Kurang Gerak

2. Sering multitasking mengurangi fungsi otak

Banyak orang melakukan beberapa pekerjaan sekaligus (multitasking) agar bisa menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam satu waktu. Namun ternyata, sering multitasking termasuk kebiasaan yang merusak otak.

Ini salah satunya disebabkan karena penggunaan ponsel yang tinggi saat ini.

Banyak dari kita yang menggunakannya sepanjang waktu, baik untuk mendukung pekerjaan maupun pendidikan, atau pun sebagai sarana hiburan.

Seorang ahli saraf dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Earl Miller mengatakan bahwa otak kita tidak bisa terhubung dengan baik dengan banyak tugas.

Ketika orang-orang mengira mereka mampu melakukan banyak tugas dengan multitasking, mereka sebenarnya hanya beralih dari satu tugas ke tugas lain dengan sangat cepat.

Selain itu, setiap kali mereka melakukannya, ada konsekuensi kognitif yang menyertai.

"Multitasking juga meningkatkan hormon stres kortisol serta hormon fight or flight (melawan-atau-lari) adrenalin, yang dapat merangsang otak secara berlebihan dan dapat menyebabkan kabut mental atau pemikiran yang kacau," katanya.

Baca juga: Multitasking Ternyata Malah Bikin Kinerja Turun

3. Luapan informasi menyebabkan stimulasi otak berlebih

Aliran konten yang deras secara konstan jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stres dan pengambilan keputusan yang berlebihan, sehingga menjadi salah satu kebiasaan yang merusak otak.PEXELS/KAROLINA GRABOWSKA Aliran konten yang deras secara konstan jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stres dan pengambilan keputusan yang berlebihan, sehingga menjadi salah satu kebiasaan yang merusak otak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.