Kompas.com - 03/11/2020, 14:59 WIB
Ilustrasi menggigit kuku AndreyPopovIlustrasi menggigit kuku

KOMPAS.com - Beberapa orang punya kebiasaan menggigit kuku atau mencabuti kulit di sekitar kuku dengan gigi.

Sebagian orang hanya sekadar menggigit kuku yang digunting tidak rapi atau kulit lembut di sekitar kuku, namun sebagian suka menggigiti hingga menyebabkan luka berdarah yang cukup parah.

Kebiasaan menggigit kuku bukanlah hal yang baik dan higienis, apalagi jika dilakukan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Namun, mengapa sebagian orang mendapatkan rasa puas dan senang ketika menggigiti kuku?

Dilansir Allure, Psikiater Rebecca Berry mengkategorikan kebiasaan menggigit kuku dan kutikula sebagai perilaku berulang yang berfokus pada tubuh atau BFRB (body-focused repetitive behaviors).

Ini mengacu pada perilaku berulang yang merusak kulit, rambut atau kuku seseorang.

"Seseorang mungkin mengalami berbagai emosi sebelum dan selama melakukan kebiasaan tersebut, termasuk stres, cemas, marah, dan tidak sabar, dan menggigit atau mengunyah kuku memberikan rasa lega atau kesenangan langsung terhadap mereka," kata Berry.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara sebagian orang lainnya mungkin sekadar mengalami kebosanan atau tidak puas, dan menemukan bahwa menggigit dan mengunyah kuku menawarkan stimulasi sensorik.

Selain itu, terkadang mereka juga bisa meningkatkan fokus pada suatu pekerjaan karena melakukan kebiasaan tersebut

Ini menciptakan semacam lingkaran setan di mana kita terus mengulanginya dan ingin lebih.

Halaman:


Sumber allure
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.