Kompas.com - 04/11/2020, 15:05 WIB

Boleh nonton maraton, asal....
Sebetulnya, tidak ada yang salah dengan nonton maraton jika dilakukan sesekali.

Psikolog Klinis dari Pusat Medis Ohio State, Brad Lander mengatakan, menonton sebetulnya memberikan efek psikologis yang positif.

Hanya saja, tidak dianjurkan untuk melakukannya secara berlebihan.

Meski begitu, Lander mengatakan bahwa batas waktu akses layar bervariasibagi setiap individu, tergantung beberapa faktor, seperti genetik, keadaan pikiran, usia, ciri-ciri pribadi, dan lainnya.

Tentu saja ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari risiko kesehatan terbesar akibat menonton maraton, seperti:

1. Meluangkan bergerak di sela nonton
Lander menyarankan peregangan rutin setiap sekitar 30 menit atau menonton sambil berdiri.

Sementara Tolliver menyarankan untuk menyelipkan aktivitas fisik di antara jadwal nonton dan membuat perencanaan.

"Ambillah jeda selama nonton. Jangan malas menekan tombol pause dan melakukan aktiviras lain," katanya.

Baca juga: 7 Jenis Olahraga Kardio yang Bisa Dilakukan di Rumah

Aktivitas tersebut bisa merupakan aktivitas sederhana seperti mencuci, ke kamar mandi, atau mengajak peliharaan berjalan-jalan.

"Setelah nonton maraton, jalan kaki atau jogging bisa jadi cara yang baik untuk tetap bergerak. Kuncinya adalah keseimbangan," tambah Tolliver.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.