7 Perubahan Tak Terduga pada Tubuh Jika Terlalu Sering Begadang

Kompas.com - 05/11/2020, 10:53 WIB
Ilustrasi begadang ShutterstockIlustrasi begadang

KOMPAS.com - Begadang alias terjaga hingga larut malam mungkin sering kita lakukan di hari-hari tertentu.

Namun, bagi sebagian orang, kebiasaan begadang bisa berlangsung rutin hingga sebulan penuh atau mungkin lebih.

Alasan begadang setiap orang bisa berbeda-beda. Namun, jika kebiasaan itu dibiarkan dalam jangka panjang, ternyata ada sejumlah perubahan yang akan terjadi pada tubuh.

Setidaknya ada tujuh perubahan pada tubuh ketika seseorang sering begadang, seperti dilansir Bustle.

1. Tubuh akan menyesuaikan diri
Menurut para peneliti, durasi tidur bukanlah satu-satunya faktor penting.

Faktor lainnya yang mungkin tidak kita sadari adalah konsistensi.

Jika kita tidur dan bangun pada waktu yang sama selama sebulan, asalkan kualitas dan durasi tidurnya cukup baik, kemungkinan besar kita tidak akan menderita terlalu banyak masalah kesehatan karena tubuh akan menyesuaikan diri dengan jadwal tersebut.

Sebagian dari kita mungkin meyakini bahwa begadang bukanlah kebiasaan yang baik.

Namun ternyata, jika dilakukan secara konsisten, tidur larut ternyata tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan.

Intinya, jangan hanya begadang di hari-hari tertentu, seperti akhir pekan, karena itu akan mengacaukan ritme sirkadian atau siklus hormonal di mana tubuh menentukan kapan tidur dan terjaga.

Halaman:


Sumber Bustle
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X