drg. Citra Kusumasari, SpKG (K), Ph.D
dokter gigi

Menyelesaikan Program Doktoral di bidang Kariologi dan Kedokteran Gigi Operatif (Cariology and Operative Dentistry), Tokyo Medical and Dental University, Jepang.

Sebelumnya, menempuh Pendidikan Spesialis Konservasi Gigi di Universitas Indonesia, Jakarta dan Pendidikan Dokter Gigi di Universitas Padjadjaran, Bandung.

Berpraktik di berbagai rumah sakit dan klinik di Jakarta. Ilmu karies, estetik kedokteran gigi, dan perawatan syaraf gigi adalah keahliannya.

Pajak Makanan dan Minuman Bergula Sebagai Pencegahan Gigi Berlubang

Kompas.com - 05/11/2020, 15:51 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Meksiko memiliki prevalensi diabetes melitus dan penyakit kardiovaskular yang sangat tinggi, pada tahun 2014 negara tersebut memberlakukan pajak nasional untuk makanan dan minuman yang mengandung gula.

Baca juga: Kadar Gula Darah Tinggi Memperburuk Infeksi Covid-19

 

Dengan menggunakan analisis perhitungan model risiko untuk penyakit kardiovaskular, mengindikasikan adanya penurunan sebesar 10 persen pada konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula (akibat adanya penambahan pajak).

Selama periode 10 tahun penyakit diabetes melitus berkurang hingga 190.000 kasus, berkurangnya 20.000 kasus jantung dan stroke, serta berkurangnya 19.000 kasus kematian.

Penghematan biaya di Meksiko mencapai 1 miliar dolar.

Contoh di Thailand

Pada tahun 2017, Thailand menerapkan sistem pajak campuran, yaitu pajak dihitung dari harga eceran yang disarankan dan pajak spesifik yang berasal dari kadar gula yang terkandung di dalam makanan dan minuman tersebut.

Misalnya kadar gula lebih dari 14 gram per 100 ml menyebabkan pajak menjadi tinggi, kadar gula 8-14 gram per 100 ml masuk kategori pajak sedang, dan kadar gula 6-8 gram per 100 ml masuk kategori pajak rendah. Sedangkan kadar gula kurang dari 6 gram per 100 ml tidak dikenakan pajak sama sekali.

Baca juga: Bukan Hanya Makanan Manis yang Picu Anak Muda Kena Diabetes

Setelah diterapkan, pajak ini akan naik setiap 2 tahun sampai dengan tahun 2023. Makanan dan minuman yang mengandung gula yang dikenakan pajak antara lain, produk kemasan dan siap minum seperti minuman ringan berkarbonasi dengan tambahan gula, jus buah dan sayur, kopi, teh, minuman energi dan konsentrat minuman untuk vending machine.

Dengan kebijakan pajak tersebut, diharapkan konsumsi gula di Thailand akan berkurang, yang akhirnya mengarah kepada penurunan prevalensi obesitas, diabetes melitus tipe-2 dan kerusakan gigi.

Namun demikian, pajak tersebut tidak berlaku untuk minuman yang tidak tersedia dalam kemasan atau tidak siap minum seperti minuman herbal, teh dan kopi di kedai kopi dan pedagang kaki lima.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.