Kompas.com - 05/11/2020, 20:48 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

2. Memberi pilihan dan fasilitas

Menurut Vera, orangtua dapat memberi anak kesempatan untuk menemukan bakatnya lewat berbagai pilihan. Orangtua juga bisa mengenalkan anak pada berbagai hal, seperti musik, seni, atau olahraga.

"Contohnya, ajak anak latihan lempar bola sejak kecil. Kalau anak kita sampai usia lima tahun tetap konsisten tidak berubah dan masih senang bermain bola, kita bisa mengajak anak masuk ke sekolah sepak bola," tambahnya.

Baca juga: Efek Negatif Jadi Orangtua Perfeksionis

3. Pendukung anak

Memberi perhatian kepada anak saat sedang mengasah bakatnya juga tidak kalah penting, sebut Vera.

"Cara memberi perhatian pada anak bisa bermacam-macam, misalnya menyaksikan anak saat ia mengikuti pertandingan sepak bola," ucap Vera mencontohkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Pendamping anak

Selain mendukung anak, lanjut Vera, orangtua juga bisa menjadi pendamping anak saat mereka mengalami beberapa hal dalam proses pengembangan bakat mereka. Misalnya saat anak bosan atau jenuh latihan, atau pun kalah dalam pertandingan.

Ketika anak emosi, orangtua cenderung memberi saran dan solusi kepada anak. Cara itu tidak perlu kita lakukan sebagai orangtua, menurut Vera.

"Kita dengerin dulu aja, karena terkadang anak butuh didengar dan dipahami. Biarkan anak mengeluarkan emosinya, dan terima bahwa emosi anak itu hal yang wajar. Dari situ, baik orangtua dan anak mencari cara untuk menghilangkan perasaan emosi itu," katanya.

Baca juga: Sekolah Bola Online, Ide Pengembangan Potensi Anak saat Pandemi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.