Kompas.com - 05/11/2020, 22:11 WIB
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang, terutama laki-laki, secara tidak sadar sudah melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan.

Sebagian dari kita bahkan tidak paham bahwa memberi siulan atau memanggil perempuan dengan kata-kata tertentu termasuk pelecehan. Akibatnya pelecehan terjadi terus menerus dan dianggap biasa.

Hal seperti itu pernah dialami Anon yang menuliskan kisahnya di laman tbsfightforsisterhood.co.id.

Peristiwa itu terjadi saat Anon sedang pulang jalan kaki, dan menjumpai beberapa pria yang sedang nongkrong. Salah satu pria memulai melakukan cat calling yang lama-lama mengarah ke pelecehan secara verbal.

"Neng sendirian aja? Mau ditemenin gak neng, pacaran ama kita dong neng,” ujar pria itu.

Karena merasa tidak nyaman, Anon memberanikan diri untuk menegur. Tapi ternyata hal itu dianggap berlebihan oleh para pelakunya. Mereka mengatakan, “Ya elah gitu aja marah, santai aja kali mbak."

Tentu Anon bukan satu-satunya yang pernah mengalami peristiwa seperti itu. Pasalnya banyak orang menganggap apa yang dilakukan para pria itu adalah sesuatu yang wajar.

Mereka terjebak dalam paham toxic masculinity yang menganggap tindakannya sebagai bentuk kejantanan dengan merendahkan orang lain, terutama perempuan.

Baca juga: Walau Sepele, Bersiul Kepada Seseorang Termasuk Pelecehan Seksual Lho

Untung tidak semua pria beranggapan seperti itu. Salah satunya adalah Bintang Emon, Stand Up Comedian yang merasa tidak nyaman bila ada laki-laki yang melakukan cat calling pada perempuan.

"Saya memang agak berlawanan dengan arus teman-teman saya. Misalnya soal cat calling, saya merasa gak nyaman dengan perbuatan itu. Ini kan membuat perempuan tidak nyaman," ujarnya dalam virtual Press Conference "The Body Shop Indonesia: Semua Peduli, Semua Terlindungi Sahkan RUU PKS", Kamis (5/11/2020).

Hal yang membuat Emon gerah adalah karena ia ingat bahwa dirinya juga memiliki saudara perempuan.

"Saya juga punya banyak saudara perempuan, sehingga saya ingin mereka terjaga dari pelecehan seperti itu. Saya kan nggak bisa menjaga mereka 24 jam," tambahnya.

Baca juga: Banyak yang Belum Tahu, Apa Saja yang Termasuk Pelecehan Seksual?

Menurut Emon, menghentikan tindakan pelecehan seperti itu bukan hal yang mudah, mengingat perilaku semacam sudah dianggap biasa oleh masyarakat. Namun akhirnya muncul niatnya untuk melakukan sesuatu.

"Tadinya saya memilih diam, dan tidak ikut melakukan hal-hal seperti itu. Tapi ketika banyak pihak mulai menyuarakan agar pelecehan harus dihentikan, saya ingin ikut mengingatkan bahwa tindakan yang dulu dianggap wajar itu harus dikoreksi."

Bagaimana caranya?

Menurut Emon, karena keahliannya adalah komedi, maka ia akan menyisipkan pesan-pesan anti pelecehan itu melalui aksi panggungnya.

"Saya akan kampanye lewat komedi. Ini menurut saya adalah cara yang bisa diterima, yaitu dengan halus untuk menyadarkan orang agar bisa menyadari bahwa pelecehan seksual itu bukan sesuatu yang bisa dianggap wajar," kata Emon.

Ia juga mengajak banyak orang agar mendorong pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, salah satunya dengan menandatangani petisi online yang digagas oleh The Body Shop Indonesia di laman ini, yang nantinya akan diajukan ke Komisi VIII DPR RI.

"Jadi mari kita berkontribusi untuk negara. Ini menunjukkan bahwa milenial juga bisa berkontribusi terhadap negara," ujarnya penuh arti.

Baca juga: Ada Banyak Jenis Pelecehan Seksual, Apa Sajakah?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.