Kompas.com - 06/11/2020, 08:46 WIB
Ilustrasi daging tuna bluefin Shutterstock/ShebekoIlustrasi daging tuna bluefin

Sebab, lemak yang banyak tersebut berasal dari omega-3 yang sehat.

Selain itu, satu porsi salmon memberikan lebih banyak vitamin D daripada tuna.

Beberapa orang berjuang untuk mendapatkan vitamin D dalam jumlah cukup karena tidak secara alami ada di sebagian besar makanan.

Vitamin D penting untuk penyerapan kalsium dan kesehatan tulang, serta berperan penting dalam fungsi kekebalan dan kesehatan otak.

Beberapa penelitian juga mengaitkan tingkat rendah vitamin D dengan risiko jenis kanker tertentu, penyakit jantung, multiple sclerosis, dan depresi yang lebih tinggi.

Omega-3 adalah lemak esensial, artinya tubuh tidak dapat membuatnya dan harus diperoleh dari makanan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan asupan omega-3 yang lebih tinggi dari ikan memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Penyebabnya, kemungkinan karena lemak ini dapat menurunkan trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik).

Oleh karena itu, Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasikan makan makanan laut, terutama ikan berlemak, dua kali seminggu jika memungkinkan.

Di sisi lain, jika kamu mencari makanan yang tinggi protein dan rendah kalori dan lemak, maka tuna adalah jawabannya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.