Kompas.com - 06/11/2020, 10:00 WIB

Jangan lupa pula untuk menyikat lidah. Sejumlah penelitian menemukan bahwa menyikat lidah dapat mengurangi beban bakteri.

2. Makan atau minum sesuatu yang bau
Banyak makanan yang menyebabkan bau mulut dengan melepaskan sulfida.

Sulfur memiliki bau seperti telur busuk. Permen atau permen karet mungkin bisa menutupi baunya sementara, tetapi bau dari beberapa makanan yang kita makan dapat bertahan sekalipun kita sudah menyikat gigi.

Menurut Akademi Kedokteran Gigi Umum, alil metil sulfida dalam kopi, bawang merah, dan bawang putih dapat bertahan di aliran darah dan dikeluarkan melalui napas hingga 72 jam setelah dikonsumsi.

Cobalah melawan baunya dengan makanan lain, seperti lemon, peterseli, buah, dan sayuran segar, seperti apel atau wortel, yang merangsang produksi air liur.

Air liur diandalkan oleh mulut untuk membersihkan kotoran.

Banyak minum air juga membantu. Namun, hindari kafein karena akan memperlambat produksi air liur.

Baca juga: Pakai Masker Sebabkan Bau Mulut, Benarkah?

3. Makan banyak permen
Bagi bakteri yang hidup di dalam mulut, gula adalah makanan super dan ketika mereka memakannya akan meninggalkan bau busuk.

Para dokter gigi mengatakan permen lengket, seperti permen karet dan karamel, adalah yang paling berbahaya.

Jika kamu terpaksa makan sesuatu yang manis, mereka menyarankan untuk makan plain chocolate yang mengandung lebih sedikit gula daripasa permen lainnya dan larut larut lebih cepat di mulut.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.