Kompas.com - 06/11/2020, 10:00 WIB

4. Sedang diet rendah karbohidrat
Makan banyak protein dan sedikit karbohidrat memaksa tubuh ke dalam kondisi ketosis, saat sistem tubuh mulai membakar sel lemak untuk mendapatkan energi.

Proses tersebut menghasilkan produk limbah yang disebut keton.

Terlalu banyak keton tidaklah baik dan membuat kita melepaskan bau melalui urine dan napas.

Untuk bau mulut jenis ini, perbanyaklah minum air untuk mengeluarkan keton dari tubuh.

Jika kamu menggunakan penyegar napas, permen, atau permen karet, pastikan produk tersebut bebas gula.

5. Bernapas lewat mulut
Pada malam hari, produksi air liur menurun, itulah sebabnya banyak dari kita yang bangun dengan merasakan bau busuk di mulut, sekalipun kita sudah rajin menyikat gigi.

Orang yang bernapas dengan mulut atau mendengkur, seperti gejala sleep apnea, membuat mulut semakin kering dan napas semakin bau.

Mulut kering bukan hanya tidak menyenangkan tetapi juga berpotensi berbahaya.

Kamu mungkin juga akan mengalami sakit tenggorokan, suara serak, kesulitan berbicara dan menelan, masalah dalam memakai gigi palsu, hingga perubahan indra perasa.

Solusinya, tuntaskan masalah pernapasan serta perbaiki napas dengan meminum banyak air dan menjaga kebersihan gigi, baik pagi maupun malam hari.

Halaman:
Sumber CNN


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.