Kompas.com - 06/11/2020, 11:07 WIB
ilustrasi minuman bersoda shutterstockilustrasi minuman bersoda

Selain tinggi gula, soft drink juga tinggi kalori. Jumlahnya bisa mencapai 140 kalori.

Kedua faktor ini dapat menambah berat badan apabila soft drink dikonsumi dalam jangka panjang.

Suatu studi di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan, minuman yang dibuat dengan sirup jagung fruktosa tinggi ternyata terkait dengan obesitas.

Lebih baik perbanyak minum air mineral. Selain lebih sehat, juga rendah kalori sehingga menjaga berat badan tetap ideal.

Baca juga: Benarkah Minuman Bersoda Bikin Gemuk?

3. Menyebabkan masalah kulit

Terlalu sering minum soft drink bisa membuat jerawat bertambah banyak. Hal ini dibuktikan oleh suatu penelitian 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penelitian tersebut menemukan, partisipan yang sering minum soft drink, teh manis, dan minuman rasa buah cenderung mengalami jerawat sedang hingga parah.

Terutama jika asupan gula dari minuman bersoda melebihi 100 gram per hari. Gula adalah makanan yang menyebabkan peradangan termasuk di kulit.

Baca juga: Pahamilah, Apa yang Terjadi pada Tubuh Usai Meminum Soda

4. Merusak gigi

Menurut suatu penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Dentistry, minuman soda berwarna yang lebih gelap dapat menodai permukaan gigi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.