Kompas.com - 07/11/2020, 15:47 WIB
Ilustrasi tertidur John Lund/Paula ZachariasIlustrasi tertidur
|
Editor Wisnubrata

 

KOMPAS.com - Banyak orang mengalami kesulitan tidur dan ingin bisa terlelap dengan mudah begitu kepala mereka menyentuh bantal.

Namun, jika kita terlalu gampang tertidur setiap kali kita merebahkan tubuh, bagaimana dampaknya bagi kesehatan?

Psikolog pengobatan tidur perilaku Michelle Drerup, PsyD menyebut, mudah tertidur bukan hal yang baik.

Ia menjelaskan mengapa sebagian dari kita tertidur terlalu cepat dan bagaimana ini bisa menandakan gangguan tidur.

Waktu yang dibutuhkan untuk terlelap

Jika kita mudah tertidur, bisa dikatakan kita termasuk yang beruntung. Sebab, banyak orang sulit untuk memejamkan mata mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi, kita mungkin jadi tukang tidur dan sulit menjaga mata tetap terjaga. Padahal  kualitas tidur jauh lebih kompleks ketimbang waktu yang kita butuhkan untuk tertidur.

"Kebanyakan orang butuh sekitar lima hingga 20 menit untuk tertidur," kata Dr. Drerup.

"Tapi ini hanya rata-rata. Setiap orang berbeda."

Kita tidak perlu khawatir jika kita berada di luar dari rentang waktu yang dibutuhkan untuk tertidur seperti disebutkan Dr. Drerup.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.