Kompas.com - 09/11/2020, 17:18 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sneaker atau sepatu kets adalah jenis alas kaki yang praktis, dan dapat dipakai di berbagai kesempatan.

Memang, memadukan sneaker dengan atasan atau setelan resmi untuk menghadiri acara yang formal agak sulit, namun tidak mustahil dilakukan.

Hal itulah yang coba ditunjukkan oleh Wakil Presiden AS terpilih, Kamala Harris dengan sneaker kesayangannya, Converse Chuck Taylor All-Star.

Dalam tiga bulan terakhir, Harris memakai Chuck Taylor All-Star saat berbicara di Orlando dan menghadiri acara mobilisasi pemilih di Las Vegas.

Sneaker tersebut juga menemaninya saat ia berjalan-jalan di pusat kota Salt Lake City, menyapa kerumuman pendukung, atau mengunjungi fasilitas pelatihan di Milwaukee.

"Chuck Taylors sedang menjadi tren," tulis sang kakak, Maya Harris pasca sebuah video yang memperlihatkan Kamala turun dari pesawat di Milwaukee menjadi viral.

"Faktanya, sepatu itu merupakan pilihannya."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Laced up and ready to win.

A post shared by Kamala Harris (@kamalaharris) on Sep 7, 2020 at 2:24pm PDT

Video yang diunggah di akun Instagram @kamalaharris itu sudah dilihat lebih dari 1,7 juta kali.

Rupanya, sneaker klasik seperti Converse merupakan item wajib yang dimiliki Harris sejak lama.

"Saya punya seluruh koleksi Chuck Taylor."

"Satu berbahan kulit hitam, sepasang berwarna putih, satu sepatu tanpa tali, satu menggunakan tali, sepatu yang saya kenakan saat cuaca panas dan cuaca dingin, dan jenis sepatu yang cocok ketika saya memakai celana panjang."

Begitu kata Harris kepada The Cut pada tahun 2018 lalu.

Menurut The Washington Post, dia juga memiliki sepasang sepatu Converse Chuck Taylor dengan payet yang belum sempat dia pakai.

Baca juga: Perhiasan Mutiara Jadi Favorit Kamala Harris

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Lace up and go vote.

A post shared by Kamala Harris (@kamalaharris) on Nov 3, 2020 at 12:46pm PST

Saat tidak berkampanye, Harris sempat mengunjungi pertanian di New Hampshire, di mana kondisi pertanian tersebut terlalu berlumpur sehingga sulit bergerak memakai sepatu hak tinggi.

Saat itu, Harris sadar dia lupa membawa sepasang Converse Chuck Taylor. Akhirnya, seorang staf meminjamkan sepatu Converse untuk dipakai Harris selama berada di pertanian tersebut.

Tahun lalu, jurnalis Erica Warner menulis tweet bahwa Harris mencoba memakai sepatu Converse untuk masuk ke ruang kongres yang notabene memiliki aturan berpakaian ketat.

Harris diberi tahu dia harus masuk melalui ruang ganti.

"Saya kira ada," kata Harris ketika ditanya tentang kemungkinan kode berpakaian yang lebih longgar di Gedung Putih sejak Joe Biden dan dirinya terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden AS.

"Tapi ini bukan melonggarkan aturan, ini tentang memakai sepatu dengan tali."

Harris sudah sering terlihat memakai Converse jauh sebelum dia mulai berkampanye untuk pemilu AS 2020.

Saat wawancara dengan The Hollywood Reporter, suami Harris, Douglass Emhoff, mengungkapkan bahwa istrinya mengenakan Chuck Taylors saat pertama kali bertemu dengan anak-anak Emhoff, Cole dan Ella.

"Kamala Harris yang saya kenal memakai Chuck dan jeans," tulis Emhoff dalam sebuah tweet.

"Dan sekarang kalian semua juga tahu!"

Baca juga: Rahasia Kamala Harris, Masih Cantik dan Bugar di Usia 56 Tahun

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

If you know, you know. @complexsneakers @thesocialstatus

A post shared by Kamala Harris (@kamalaharris) on Oct 26, 2020 at 11:29am PDT

Kebiasaan Harris dalam beraktivitas menggunakan Converse memang tidak terlalu penting dibanding urusan negara.

Namun, gaya yang Harris tunjukkan menegaskan siapa dia sebenarnya, termasuk cara pendekatannya terhadap dunia politik.

Sneaker yang dipakai Harris menyiratkan bahwa dia adalah pejabat yang lebih berfokus pada praktik, bukan wacana.

"Sneaker itu berfungsi sebagai item yang setara dengan kondisi di mana ia bersedia menyingsingkan lengan bajunya," kata kurator senior Bata Shoe Museum, Elizabeth Semmelhack kepada The Guardian.

Ditambah lagi, Converse bergaya retro milik Harris merupakan sepatu dengan harga terjangkau dan tidak asing bagi kebanyakan orang, terlepas dari usia, ras, jenis kelamin, atau status sosial ekonomi mereka.

"Apa pun latar belakangmu atau bahasa apa pun yang nenekmu ucapkan, kita semua suatu saat pernah memiliki Converse Chuck Taylor bukan?" ucap Harris saat wawancara dengan Complex.

Dalam hal ini, pilihan alas kaki tidak hanya menunjukkan jika Harris memahami warga AS, namun dia juga lebih merakyat.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

This is the place. Happy to be in the beautiful state of Utah and start the day with former State Senator Scott Howell.

A post shared by Kamala Harris (@kamalaharris) on Oct 3, 2020 at 12:23pm PDT

Sneaker Converse bukan hal baru bagi kalangan atlet, artis, musisi, atau masyarakat pada umumnya.

Namun, sepatu tersebut seolah tidak pernah mendapat tempat di dunia politik.

Sepanjang sejarah Amerika, kondisi di mana seorang pejabat politik mengenakan sepatu wingtip, heels, stiletto dan sneaker sangatlah langka.

Kondisi itu berubah di tahun 2013, ketika senator negara bagian Texas, Wendy Davis memakai sepasang sepatu lari Mizuno merah muda.

Namun, sejak itu sneaker jarang terlihat dipakai dalam acara-acara politik AS.

Sekarang, Harris mengambil gaya yang sederhana dan selangkah lebih maju ke arus utama politik.

Dia bukan cuma wanita dengan kulit berwarna pertama yang terpilih sebagai jaksa wilayah San Francisco dan jaksa agung California, melainkan juga senator India-Afrika-Amerika pertama di negara bagian tersebut.

Dan kini, dia adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wakil Presiden AS.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.