Kompas.com - 09/11/2020, 21:30 WIB
Ilustrasi rambut rontok zneb076Ilustrasi rambut rontok

KOMPAS.com - Berbagai problem kesehatan ternyata tak melulu terjadi karena masalah fisik semata. Faktor psikis, seperti stres dan depresi pun bisa biseimbas pada masalah kesehatan.

Bahkan, stres yang berkepanjangan juga menjadi pemicu kerontokan pada rambut. Di samping faktor lingkungan dan penyakit tertentu lainnya.

Baca juga: Penyebab Kerontokan Rambut Wanita yang Harus Diwaspadai

"Ketika tubuh mengalami kondisi stres, maka akan mengeluarkan hormon kortisol yang berpengaruh terhadap folikel rambut, sehingga menyebabkan kerontokan rambut."

Begitu penuturan Aesthetic Specialist, Dr Shella Pratiwi saat event virtual bersama Sunsilk melalui aplikasi Zoom, Senin (9/11/2020).

Tak hanya memicu kerontokan rambut, dia juga mengungkapkan, stres dapat membuat rambut berada dalam fase istirahat (telogen).

Di fase itu, rambut tidak akan mengalami pertumbuhan selama 2-3 bulan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 8 Indikator Parahnya Kerontokan Rambut

Sementara, jika rambut dibiarkan terus-menerus rontok, maka -terntu saja, kebotakan bisa terjadi pada kurun waktu tersebut.

Dengan demikian, mencegah stres yang berkepanjangan menjadi salah satu cara untuk menghindari kerontokan rambut.

Selain itu, mengonsumsi makanan sehat dan makanan yang bernutrisi tinggi juga bisa membantu mengatasi problem ini. 

Baca juga: Makanan Sehat untuk Kurangi Kerontokan Rambut

"Kita bisa dapat nutrisi dari makanan yang mengandung vitamin A, B kompleks, zinc, zat besi dan asam amino untuk mengurangi rambut rontok," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X