Kompas.com - 10/11/2020, 09:48 WIB

KOMPAS.com - Belum lama ini adik mendiang Putri Diana, Charles Spencer membagikan foto masa kecil bersama sang kakak di akun Twitter pribadinya.

Foto tersebut terbilang langka karena belum pernah dibagikan sebelumnya. Diambil pada musim panas 1967, foto itu memperlihatkan kedekatan Putri Diana dengan Charles Spencer.

Pada foto, Princess of Wales tampak mengenakan mini dress putih dengan motif garis warna pink. Ia juga memakai sepatu berwarna merah dan kaus kaki putih.

Sedangkan sang adik mengenakan kaus berkerah dan celana pendek berwarna biru. Sama seperti sang kakak, ia juga memakai kaus kaki putih namun dipadukan dengan sepatu sandal.

Di foto tersebut Putri Diana tampak merangkul Earl Spencer yang ada di sebelahnya. Kakak beradik itu kompak memberikan senyuman simpul ke kamera.

Charles Spencer tidak memberikan keterangan apapun untuk foto tersebut. Kendati demikian, pengguna Twitter memberikan beragam respons.

Baca juga: Apa Saja Perhiasan Putri Diana yang Dipakai Meghan Markle?

Tersentuh dengan foto yang dibagikan Spencer, satu orang menulis, "Terima kasih telah membagikan foto indah Anda dan Diana. Dia akan selalu dikenang karena kebaikan dan kasih sayangnya. Dia sangat dirindukan."

Ada pula yang mengungkapkan tentang sosok Putri Diana di matanya kepada pria berusia 56 tahun itu.

"Warisan dan pengaruhnya tetap ada dan pada kenyataannya semakin kuat seiring berjalannya waktu. Sungguh luar biasa betapa dia masih dicintai."

"Dia menunjukkan dirinya dan sangat dirindukan oleh badan amal. Dia bisa memindahkan gunung," tulis komentar yang lainnya.

Earl Spencer sebelumnya tidak pernah membagikan foto masa kecil dengan Putri Diana di media sosial.

Tapi, menurut People foto keduanya pernah muncul di buku pidato edisi terbatas saat pemakaman Putri Diana di Westminster Abbey pada 6 September 1997.

Baca juga: Putri Diana Ternyata Membenci Pangeran Philip

Menunjukkan kedekatan

Foto yang diunggah Spencer seolah menunjukkan kedekatan keduanya dan betapa pria berusia 56 tahun itu mencintai kakaknya.

Bahkan baru-baru ini Spencer meminta penyelidikan atas pernyataan palsu terhadap BBC terkait wawancara eksklusif dengan Putri Diana yang sensasional.

Spencer menuding wawancara yang dilakukan pada 20 November 1995 dalam program Panorama terjadi karena jurnalis Marthin Bashir tidak jujur.

Jurnalis tersebut dikatakan membuat pernyataan palsu agar Putri Diana mau diwawancara. Berhembus kabar pegawai kerajaan dibayar sehingga bisa menyelundupkan Bashir ke istana.

Spencer juga mengajukan petisi agar media tersebut meminta maaf kepada sang kakak dan para penonton wawancara.

Baca juga: Cerita Gaun Pengantin Putri Diana yang Tak Pernah Terpakai

Selain itu, ia meminta sebagian uang yang didapatkan BBC dari hasil penjualan hak global atas wawancara tersebut disumbangkan ke badan amal Putri Diana.

Tak hanya itu, Spencer ingin penghargaan media yang diterima oleh Bashir dan Panorama 'dicopot' lantaran wawancara terjadi karena kebohongan.

Pihak BBC telah menawarkan untuk membuka kembali penyelidikan pada tahun 1996 yang menegur Bashir karena memalsukan dokumen.

Tapi dikatakan kondisi Bashir sedang tidak memungkinkan untuk ditanyai seputar peristiwa 1995 karena tengah sakit akibat komplikasi Covid-19.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Dailymail


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.