Lihatlah yang Terjadi pada Tubuh Setelah Kita Berhenti Merokok

Kompas.com - 10/11/2020, 21:22 WIB
Ilustrasi berhenti merokok. Nopphon_1987Ilustrasi berhenti merokok.

KOMPAS.com - Semua orang tahu bahwa kebiasaan merokok berdampak buruk bagi kesehatan yang diikuti dengan timbulnya beberapa penyakit. Namun, bagi perokok kebiasaan ini sudah menjadi candu yang sulit sekali untuk dihilangkan.

Padahal, berhenti merokok hanya dalam waktu sekitar 30 menit saja, tubuh akan mulai memulihkan dirinya sendiri.

Berhenti merokok dalam jangka waktu yang panjang juga dapat memberikan manfaat yang lebih efektif lagi untuk kesehatan. 

Dokter spesialis paru Humberto Choi menjelaskan apa yang terjadi pada organ paru, dan seluruh tubuh, ketika kita memutuskan hubungan dengan rokok.

Setelah 20 menit

• Kita berhenti mencemari udara

• Menurunkan tekanan darah dan denyut nadi

• Meningkatkan suhu tangan dan kaki

Baca juga: Susah Berhenti Merokok? Cobalah Tinggal Dekat Ruang Terbuka Hijau

Setelah 8 jam

• Tingkat karbon monoksida dalam darah kembali normal

• Tingkat oksigen dalam darah meningkat

Setelah 24 jam

• Mengurangi peluang terkena serangan jantung

Setelah 48 jam

• Saraf mulai menyesuaikan diri untuk tidak bergantung pada nikotin

• Kemampuan untuk merasakan dan mencium mulai kembali

Baca juga: Tak Ada Alternatif Rokok yang Lebih Sehat Selain Berhenti

Setelah 72 jam

• Saluran bronkial menjadi rileks

Setelah berhenti 1 sampai 3 bulan

• Sirkulasi tubuh meningkat

• Toleransi olahraga meningkat

Setelah berhenti 1 sampai 9 bulan

• Berkurangnya batuk, sinus tersumbat, kelelahan dan sesak napas

• Meningkatkan energi secara keseluruhan

• Meningkatkan kemampuan paru-paru untuk menangani lendir

• Membersihkan paru-paru dan mengurangi infeksi

Setelah tidak merokok selama setahun

• Menurunkan risiko penyakit jantung hingga setengah dari risiko perokok aktif

Baca juga: Adakah Batas Aman dalam Kebiasaan Merokok?

Setelah tidak merokok 5 tahun

• Menurunkan risiko terkena penyakit stroke

Setelah berhenti merokok selama 10 tahun

• Risiko kematian akibat kanker paru-paru berkurang setengahnya

• Menurunkan insiden kanker lain mulut, laring, esofagus, kandung kemih, ginjal, dan pankreas

Mengubah hidup jadi lebih baik

Manfaat berhenti merokok lebih dari sekadar mengurangi risiko berbagai jenis kanker atau stroke. Dengan berhenti merokok, kita bisa lebih hemat pengeluaran.

Selain itu,  kita juga bisa mencicipi dan mencium hidangan favorit. Sebab, akan ada perbedaan dalam indra perasa dan penciuman dalam beberapa hari pertama setelah berhenti merokok.

Kendati demikian, memutuskan untuk berhenti merokok tidak dapat dilakukan dengan cepat. Dibutuhkan usaha yang keras untuk mencapai titik itu.

Baca juga: 3 Alasan Harus Berhenti Merokok di Tengah Pandemi Covid-19

"Dua hingga tiga hari, gejala penarikan akan menjadi yang terburuk. Bertahanlah, gejalanya akan mereda dalam beberapa minggu," kata Humberto Choi.

Choi menambahkan, sistem pendukung yang kuat membuat rencana berhenti merokok dapat terlaksana dengan baik dan tetap membuat kita teguh.

"Kebanyakan perokok mencoba tiga kali sebelum berhasil berhenti. Bahkan, untuk perokok seumur hidup pun tidak pernah ada kata terlambat untuk berhenti," imbuhnya.

Dengan demikian, ketika sudah ingin berhenti merokok, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi program berhenti merokok yang tepat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X