Kompas.com - 11/11/2020, 12:30 WIB
Ilustrasi. shutterstockIlustrasi.

Misalnya, jika kamu adalah pasangan yang sudah menikah, mungkin anak-anak akan menjadi yang paling terdampak.

"Ingatlah bahwa keputusan kita hari ini berdampak dan memiliki efek yang besar bagi anak-anak," katanya.

Wilson menyarankan untuk bertanya pada diri sendiri "bisakah hubungan kembali dijalankan dengan baik setelah kejadian ini?" sebagai ganti dari pertanyaan "haruskah aku bertahan atau pergi".

Ia meyakini, banyak pasangan bisa mendapatkan hasil terbaik dengan nersedia memulai kembali hubungan dengan orang yang sama.

"Jika kamu memutuskan untuk bertahan, kamu harus punya tujuan untuk memiliki hubungan yang lebih baik lagi dan tidak kembali pada apa yang terjadi sebelumnya," kata Wilson.

Pada "hubungan kedua" ini, kamu dan pasangan harus menaikkan patokan dan baik kamu maupun pasangan harus sama-sama melihat ke arah mana hubungan akan berjalan.

Selain itu, kamu dan pasangan perlu sama-sama mengevaluasi perilaku apa dari masing-masing yang berkontribusi terhadap kerusakan hubungan yang dialami.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 6 Tips Perbaiki Hubungan Setelah Selingkuh, Mau Tahu?

Mulai dari nol
Membangun kepercayaan yang sudah runtuh memang sulit dan memerlukan waktu.

Wilson mengatakan, penelitian mengungkapkan waktu untuk membangun kembali kepercayaan bahkan bisa berlangsung hingga dua atau tiga tahun.

"Jadi jangan berharap kamu bisa kembali dalam beberapa bulan saja dan berpikir bahwa kamu sudah berhasil membalikkan keadaan. Sering kali dibutuhkan banyak kerja keras," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.