Kompas.com - 11/11/2020, 15:36 WIB
Ilustrasi ayah dan anak SHUTTERSTOCKIlustrasi ayah dan anak

PPIP kemudian mencari tahu soal peringatan Hari Ayah dengan melakukan audiensi ke DPRD Surakarta karena menilai sosok ayah juga penting dalam suatu keluarga.

Mereka turut mencari tahu apakah seseorang atau lembaga dapat menetapkan hari peringatan apabila waktu Hari Ayah belum ditentukan.

Baca juga: Masak Bareng, Ide Kegiatan untuk Peringati Hari Ayah

Dari penelusuran itu, PPIP tidak mendapat jawaban memuaskan. Akhirnya mereka melakukan kajian dan pemikiran yang cukup panjang.

Ditetapkan di Surakarta

Dua tahun berselang, tepatnya 2016, PPIP menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia di Surakarta bertepatan dengan hari kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Deklarasi yang memiliki semboyan "Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya" juga dilakukan di Maumere, Flores, NTT.

Tak hanya deklarasi, ada juga peluncuran buku bertajuk "Kenangan untuk Ayah". Buku tersebut berisi 100 surat yang ditulis anak Nusantara berdasarkan hasil seleksi Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.

Baca juga: 21 Juni, Hari Ayah Sedunia

Usai acara, buku dan piagam deklarasi Hari Ayah dikirimkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di empat daerah, yaitu Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote.

Sejak saat itu, 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.