Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

60 Persen Ibu Rumah Tangga Mengeluh Soal Uang Selama Pandemi

Kompas.com - 12/11/2020, 08:36 WIB
Lusia Kus Anna

Editor

Namun, lanjut Nina, untungnya pelan-pelan masyarakat menjadi terbiasa dengan kondisi sulit akibat pandemi, dan mulai menunjukkan tanda-tanda survive.

“Kita bisa melihat komunitas-komunitas yang saling membeli dari usaha temannya. Model kehidupan seperti ini membantu menyelamatkan mereka dari krisis dan ini harus dipertahankan,” jelasnya.

Baca juga: Tips Atur Keuangan Rumah Tangga di Masa Resesi

Dana darurat

Perencana Keuangan Keluarga, Rista Zwestika menjelaskan, pandemi Covid-19 ini membuktikan bahwa sebagian masyarakat kita belum melek finansial.

“Sebagian besar tidak pernah menganggarkan dana darurat. Padahal saat terjadi kehilangan pekerjaan, dana darurat bisa menjadi penolong,” jelasnya.

Idealnya, dana darurat yang harus dipersiapkan adalah minimal 6 kali pengeluaran bulanan bagi yang lajang, 9 kali penghasilan jika menikah tanpa anak, 12 kali jika memiliki anak 1, dan seterusnya.

Rista mengatakan, masyarakat tidak boleh lengah. Pandemi bisa berlangsung sangat lama. Dari sisi finansial, inilah saatnya untuk memperbaiki diri.

“Meskipun terlambat, mulailah menyisihkan dana darurat. Kita tidak pernah tahu sampai kapan pandemi berakhir. Menyisihkan dana darurat bisa dimulai dengan membuat perencanaan keuangan yang lebih baik,” katanya.

Baca juga: Kiat Anti-Boros Jajan Makanan di Masa Pandemi Covid-19

Bagi yang mengalami masalah keuangan, kurangi belanja karena “ingin”, lebih baik prioritaskan yang memang “wajib” dan “butuh”.

Sementara itu, untuk menjaga kesehatan mental, Nina mengingatkan pentingnya menjalin komunikasi dengan pasangan untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi.

“Ketika stres biasanya komunikasi dengan suami dan anak menjadi masalah, dan pada akhirnya saling menyakiti,” ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com