Kompas.com - 12/11/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi membuat kompos shutterstockIlustrasi membuat kompos

KOMPAS.com - Pupuk kompos yang biasa kita beli untuk menyuburkan tanaman, rupanya bisa kita buat sendiri lho.

Caranya pun cukup mudah, hanya memerlukan makanan sisa dari limbah rumah tangga, yang kemudian akan menjadi sumber makanan juga bagi tanaman di kebun kita.

Untuk kamu yang ingin membuat kompos sendiri di rumah, tidak perlu cemas akan aroma yang akan dikeluarkan dari pupuk kompos yang kita buat sendiri.

Jika membuatnya dengan benar, kompos yang dibuat sendiri tidak akan berbau dan jauh dari kesan berantakan.

Jenis Pengomposan

Sebelum mulai menumpuk, ketahuilah bahwa ada dua jenis pengomposan: yakni, dingin dan panas.

Pengomposan dingin sangatlah mudah, kamu hanya perlu mengumpulkan sampah pekarangan atau limbah rumah tangga dari makanan sisa, seperti kulit buah dan sayuran, bubuk kopi dan teh, serta kulit telur.

Bila sudah terkumpul, kemudian siram tumpukan sampah yang diletakkan di dalam wadah dan biarkan.

Selama satu tahun atau lebih, materi akan terurai.

Sedangkan pengomposan panas memerlukan peran yang lebih aktif, tetapi keuntungannya adalah prosesnya akan lebih cepat. Hanya dalam waktu satu hingga tiga bulan selama cuaca hangat.

Empat bahan yang dibutuhkan untuk kompos panas agar bisa berproses dengan cepat adalah nitrogen, karbon, udara, dan air, yang akan memberi makan mikroorganisme, untuk mempercepat proses pembusukan.

Selain itu diperlukan suhu panas, baik lewat wadahnya, atau penempatannya. Suhu panas akan mempercepat kinerja mikroba hingga 60 kali lipat.

Jika memiliki banyak sampah organik, kamu bisa membaginya menjadi dua kelompok. Biarkan kelompok yang satu memasak, sedangkan yang lain dikumpulkan.

Ada juga Vermikompos yang dibuat dengan bantuan cacing. Saat cacing ini memakan sisa makanan, mereka melepaskan coran, yang kaya akan nitrogen.

Namun, cacing yang digunakan tidak boleh sembarangan. Cacing yang digunakan haruslah jenis reworms yang bisa dibeli di pasaran.

Apa saja yang bisa menjadi kompos?

Pengomposan adalah cara yang bagus untuk menggunakan sisa makanan, atau makanan yang sudah kadaluwarsa yang tidak lagi bisa dikonsumsi.

Siapkan wadah berupa ember dengan penutup di dapur untuk mengumpulkan bahan pengomposan.

Kamu juga bisa mengumpulkan bahan-bahan pengomposan di luar ruangan.

Kumpulkan bahan-bahan berikut ini:

  • Potongan buah
  • Potongan sayuran
  • Ampas kopi
  • Kulit telur (meski butuh waktu beberapa saat untuk membusuk)
  • Potongan rumput dan tanaman
  • Daun kering
  • Kayu cincang halus dan serpihan kulit kayu
  • Sobekan koran
  • Serbuk gergaji dari kayu yang tidak diolah

Perlu menjadi catatan, lebih baik untuk tidak menambahkan bahan-bahan tertentu seperti, kulit jeruk, bawang merah, dan bawang putih ke tumpukan kompos.

Pasalnya, bahan-bahan ini justru dapat mengusir cacing tanah, yang merupakan bagian penting dari pupuk kompos.

Apa yang sebaiknya tidak digunakan untuk kompos

Beberapa jenis makanan ini sebenarnya tidak akan berdampak pada pembuatan kompos. Hanya saja, mereka akan membuat kompos buatanmu berbau tidak sedap dan menarik hewan serta hama untuk mendekat.

Berikut adalah beberapa jenisnya:

  • Semua yang mengandung daging, minyak, lemak, atau lemak
  • Bahan dari tanaman yang sakit
  • Serbuk gergaji atau serpihan dari kayu yang merupakan hasil press atau kayu yang diberi tekanan
  • Kotoran anjing atau kucing
  • Gulma atau rumput liar yang berbiji
  • Produk susu

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Sedang Populer dan Kisaran Harganya



Sumber bhg.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X