Kompas.com - 13/11/2020, 06:45 WIB
Ilustrasi dokter gigi merawat kesehatan gigi dan mulut pasien. ShutterstockIlustrasi dokter gigi merawat kesehatan gigi dan mulut pasien.

KOMPAS.com - Di masa pandemi ini, semua orang pasti akan megalami kesulitan saat hendak melakukan konsultasi kesehatan, terutama untuk gigi dan mulut.

Apalagi jika mengingat penularan Covid-19 terjadi melalui percikan atau droplet orang yang terinfeksi.

Hal itu membuat sebagian besar dokter gigi dan mulut tidak melayani pemeriksaan maupun konsultasi.

"Sampai saat ini 50 persen dokter gigi dan mulut belum ada yang membuka praktik."

"Kalau pun buka itu karena menangani keadaan yang darurat saja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan."

Begitu penuturan Ketua PB PDGI, Drg RM Sri Hananto Seno, SpBM(K), MM dalam konferensi pers virtual melalui aplikasi Zoom, Kamis (12/11/2020) kemarin.

Baca juga: DJ Khaled Kunjungi Dokter Gigi dengan Baju Hazmat

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, terbatasnya pelayanan dokter gigi dan mulut selama pandemi membuat edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut ikut terhambat.

Namun, berkat adanya layanan kesehatan gigi dan mulut jarak jauh berbasis online, yang dikenal dengan sebutan teledentistry, semua orang bisa melakukan konsultasi dengan aman tanpa ada kontak fisik.

"Teledentistry tentu menjadi moda utama untuk memberikan pelayanan kesehatan minim risiko Covid-19 dan bisa dijangkau oleh semua orang di berbagai wilayah," kata Seno

Adanya teledentistry ini dinilai berperan penting untuk mengedukasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat mempertahankan kesehatan gigi dan mulut.

Seno menambahkan, saat teledentistry berlangsung, dokter dapat mendiagnosa penyakit yang diderita melalui keluhan pasien yang ditunjukkan dari foto atau video.

Kemudian, dokter juga bisa memberikan resep obat apabila dibutuhkan oleh pasien untuk meredakan rasa sakit gigi.

Baca juga: Ke Dokter Gigi Jangan Hanya Saat Sakit, Ini Bahayanya

Untuk itu, dalam memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2020, Pepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) memberikan layanan teledentistry gratis.

Layanan ini menyediakan konsultasi dengan dokter gigi yang dapat diakses lewat Official WhatsApp Tanya Pepsodent di nomor 0878-8876-8880.

"Sejauh ini tidak pembatasan untuk pasien. Tetapi kami hanya menyediakan waktunya mulai pukul 09.00-16.00 saja."

Demikian dikatakan Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever, drg Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc.

Dalam konsultasi ini, pasien juga bisa berbagi riwayat penyakit gigi dan kondisi terakhirnya agar segera mendapatkan saran yang tepat dari dokter.



Rekomendasi untuk anda
FEEL GOOD
Menjaga Mental
Menjaga Mental
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X