Kompas.com - 13/11/2020, 15:57 WIB

KOMPAS.com - Grup K-Pop identik dengan grup vokal yang anggotanya punya kemampuan vokal dan menari yang nyaris sempurna.

Selain itu, mayoritas grup vokal dikenal mempunyai jumlah anggota yang banyak. Misalnya saja, Blackpink dengan empat anggota dan BTS mempunyai tujuh anggota.

Namun, grup K-Pop lain seperti Golden Child beranggotakan 10 orang, The Boyz 11 orang, bahkan Seventeen punya 13 orang dalam satu grup.

Kira-kira apa sebabnya grup K-Pop memiliki jumlah anggota yang banyak?

Jawabannya sederhana, sebab dengan adanya anggota yang banyak, kesempatan atau peluang sebuah grup K-Pop akan semakin besar.

Hal itu diungkap Michelle Cho, asisten profesor di department of East Asian Studies di University of Toronto.

Baca juga: Bagaimana K-Pop dan K-Drama Pengaruhi Ekonomi Korsel?

Cho meneliti kolektivitas dan estetika populer dalam film, media, dan budaya populer Korea.

Pertama, K-Pop adalah bentuk seni yang menekankan tarian dan musik. Semakin banyak jumlah anggota, maka akan memungkinkan grup K-Pop menciptakan lebih banyak pengaruh dengan koreografi rumit dan tersinkronisasi.

Cho menggambarkan kaitan antara perkembangan koreografi K-Pop dan kemunculan grup lebih dari sembilan anggota di pertengahan sampai akhir 2000-an.

"Di era generasi grup inilah koreografi yang lebih rumit menjadi pembeda yang penting dari K-Pop dibandingkan J-Pop," tutur Cho, mengutip South China Morning Post.

Baca juga: Twitter Ungkap Idol K-Pop yang Paling Banyak Mendapat Mention

Super Junior rilis album The Melody tepat saat peringatan 15 tahun debutAllkpop.com Super Junior rilis album The Melody tepat saat peringatan 15 tahun debut

Super Junior

Grup K-Pop pertama dengan jumlah anggota banyak yang naik daun adalah Super Junior. Formasi awal grup ini adalah 12 anggota di tahun 2005. Setelah itu, mereka menambah anggota ke-13, diikuti dua anggota lainnya untuk promosi di China.

Dua tahun kemudian, muncul Girls' Generation yang awalnya terdiri dari sembilan anggota.

Selain mempertimbangkan aspek koreografi, sebuah grup K-Pop dengan banyak anggota akan mampu menarik lebih banyak penggemar.

Baca juga: Tiffany Young Mengaku Pernah Depresi Saat Bersama Girls Generation

"Grup yang lebih besar menawarkan berbagai idol dengan kepribadian berbeda kepada penggemar, dan itu dapat mendorong keterlibatan serta partisipasi penggemar," kata Cho.

Namun, ia menjelaskan kelemahan di balik grup yang memiliki banyak anggota.

"Satu anggota dapat dibayang-bayangi atau tersesat dalam grup yang besar."

J-Pop

Grup K-Pop dan J-Pop memiliki banyak kesamaan. Namun, cara penonton terlibat dengan keduanya sangat berbeda.

Aksi panggung yang terkesan berlebihan merupakan hal wajar di Jepang, terutama grup AKB48 yang beranggotakan puluhan orang.

Baca juga: JKT48 Terkena Imbas Covid-19, Kurangi Member dan Staf agar Bisa Bertahan

Personil AKB48 Saya Kawamoto saat menghibur para penonton di acara Jak Japan Matsuri di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu (9/9/2018). Stephanie dan Saya akan mengikuti program pertukaran pelajar antara JKT48 dan AKB48 selama 1 bulanKOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Personil AKB48 Saya Kawamoto saat menghibur para penonton di acara Jak Japan Matsuri di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu (9/9/2018). Stephanie dan Saya akan mengikuti program pertukaran pelajar antara JKT48 dan AKB48 selama 1 bulan

Hanya saja, konsep jumlah anggota yang oversized tidak berhasil menarik perhatian penggemar K-Pop.

"Tidak seperti kasus J-Pop, di mana anggota grup AKB48 masuk dan meninggalkan grup secara berkala, grup K-Pop cenderung menekankan keunikan dan kualitas dari setiap idol dan peran mereka di dalam grup," ujar Cho.

Penggemar K-pop, sambung dia, lebih menekankan individualitas anggota grup K-Pop, bukan upaya menghadirkan grup dengan anggota terlalu masif atau besar yang umum ada di Jepang.

Baca juga: Korean Wave dalam K-Pop dan K-Drama, Apakah Kamu Korbannya?

Misalnya, grup Loona yang menjadi viral setelah serial promosi "girl of the month" yang mengenalkan setiap anggota menjelang debut formal grup tersebut.

Masing-masing anggota memiliki proyek solo sendiri dan proyek bersama anggota lain, mendefinisikan identitas mereka satu demi satu.

Dengan mengembangkan persona setiap anggota, mereka membangun basis penggemar yang kuat.

Grup unit dari NCT yang berbasis di Tiongkok, WayV. Grup unit dari NCT yang berbasis di Tiongkok, WayV.

Berganti personel

Sementara itu, grup NCT (Neo Culture Technology) yang dinaungi SM Entertainment adalah boy band yang terus berkembang dan berganti personel.

Saat ini, NCT memiliki 23 anggota, dan 21 anggota di antaranya aktif di grup NCT 127, NCT Dream, dan WayV.

NCT adalah salah satu contoh grup K-Pop yang mendekati grup AKB, namun tidak terlalu ekspansif. Anggotanya terbagi di antara grup yang lebih kecil, dan ada fluiditas di antara grup yang lebih besar.

"Ukuran grup pada dasarnya adalah ciri khas NCT," kata Cho.

Baca juga: Trending Youtube, Ini Lirik Misfit dari NCT U dengan Terjemahannya

Namun, ia menambahkan, ada aspek negatif terkait dengan grup K-Pop yang sangat besar.

"NCT juga menyebabkan beberapa kerugian, karena penggemar terganggu dengan anggapan bahwa komposisi grup harus berubah."

"Dalam grup yang begitu besar, beberapa anggota relatif kurang populer atau kurang aktif dibandingkan yang lain. Hal ini membuat perbandingan menjadi tidak terhindarkan, yang akhirnya merugikan grup secara keseluruhan," jelas Cho.

Sub unit NCT, yaitu NCT Dream yang beranggotakan tujuh orang baru-baru ini menyoroti kelemahan dalam tujuan SM Entertainment untuk menciptakan grup yang tidak terbatas dan selalu berubah.

NCT Dream awalnya dibentuk di tahun 2016 dengan tujuan menampilkan anggota remaja. Begitu individu mencapai usia dewasa di Korea (19 tahun), mereka akan pergi meninggalkan grup.

Baca juga: BTS, EXO dan NCT 127 Akan Bersaing di American Music Awards 2020

Namun, penggemar tidak memahami mengapa rapper Mark (aktif di NCT 127 dan grup SuperM) meninggalkan grup, bahkan setelah Dream merilis musik tanpanya.

SM Entertainment akhirnya mengubah kembali line-up NCT Dream dengan tujuh anggota asli yang dikenal penggemar sebagai 7Dream.

Adakah jumlah anggota ideal dalam K-Pop? Cho meyakini, tujuh hingga sembilan anggota adalah jumlah yang paling efisien.

"Jumlah ini menjadi ukuran di mana setiap anggota mempertahankan individualitas mereka."

"Namun, grup tersebut juga dapat dibagi menjadi beberapa sub unit dan mengadakan pertunjukan live dengan pementasan dan koreografi yang kompleks."

Baca juga: Lagu-lagu BLACKPINK Dominasi Peringkat Lagu Terpopuler Spotify Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.