Kompas.com - 14/11/2020, 09:29 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Sariawan tak termasuk penyakit mulut yang serius dan tidak berbahaya. Namun, jika sariawan menetap dalam jangka waktu yang lama bisa jadi itu gejala kanker mulut.

Dokter gigi Rusmawati Ruslan, SpPM mengatakan, bahwa kanker mulut ditandai dengan munculnya sariawan lebih dari 1 bulan, rasa sakit di rongga mulut yang tidak sembuh, dan ada pembengkakan pada dagu.

"Sebenarnya, sariawan yang muncul lebih dari 14 hari sudah bisa mengindikasikan kalau seseorang terkena kanker mulut," ungkapnya dalam talkshow virtual yang diadakan Kalbe Farma, Jumat (13/11/2020).

Gejala lainnya yang berpotensi kanker mulut adalah perubahan lesi di mukosa mulut menjadi warna merah ( erythroplakia).

Baca juga: Kenali Pemicu Mulut Gampang Sariawan dan Pengobatannya

Selain itu, cara membedakan sariawan dengan kanker mulut dapat dilakukan dengan mencium aroma mulutnya.

"Biasanya penderita kanker mulut akan memunculkan aroma mulut yang tidak sedap karena ada kelainan di dalam," ujarnya.

"Kelainan tersebut bisa terjadi karena ada jamur maupun infeksi atau abses penyebab kanker di mulut," sambung dia.

Bau tak sedap penderita kanker mulut akan diperparah dengan ketakutan penderita kanker dalam membersihkan mulutnya. Sehingga kebersihan mulutnya kurang diperhatikan.

Kasusnya sedikit

Jumlah kasus kanker mulut terbilang sedikit di Indonesia. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, tercatat 5,6 persen dari total kasus kanker.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.