Kompas.com - 14/11/2020, 21:13 WIB

Dokter akan mendiagnosis penyebabnya dengan cara melihat riwayat medis dan seksual, menanyakan gejala, serta melakukan pemeriksaan fisik.

Tes darah, sampel urin, dan sampel cairan dari penis dapat membantu dokter mendiagnosis kondisinya.

Pengobatan

Jenis perawatan tergantung pada penyebab penis terasa nyeri setelah bercinta. Perawatannya bisa memberikan obat antibiotik, obat antivirus, antijamur berbentuk salep, atau steroid.

Dalam beberapa kasus, seperti fimosis bisa dilakukan pembedahan. Pria juga bisa menunda sementara aktivitas bercintanya.

Pengobatan rumahan bisa dilakukan untuk membantu meredakan iritasi atau nyeri ringan. Caranya mencuci penis dengan air hangat, termasuk di bawah kulup. Kemudian keringkan dengan handuk.

Baca juga: Usia Bertambah, Ukuran Penis Pun Menyusut, Benarkah?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.