Kompas.com - 17/11/2020, 09:18 WIB

Orangtua sebaiknya tetap tenang dan memberikan tanggapan verbal yang singkat dan langsung.

Ucapkan kata-kata seperti, "Maaf kalau kamu merasa marah, tetapi kami tidak memukul di rumah ini," atau "jangan memukul kakak, sakit."

Bisa juga, "Tidak apa-apa untuk merasa marah, tetapi tidak baik menyakiti orang lain."

Jika orangtua tidak bisa merespons dengan tenang dan mengeluarkan kata-kata yang positif, pertimbangkan untuk menjauh sejenak.

Cara konstruktif melampiaskan marah

Orangtua juga harus mengarahkan anak ke cara yang lebih konstruktif untuk menangani emosi mereka.  

Bahkan, orangtua dapat menyediakan perlengkapan atau membuat daftar aktivitas yang menenangkan yang dapat digunakan anak pada saat marah. Misalnya duduk tenang di sofa atau memukul mainan drum.

Baca juga: Tumbuh Gigi Bikin Anak Rewel, Atasi dengan 6 Langkah Ini

Hindari juga mencoba memberikan penalaran kepada balita saat merasa emosi. Jangan juga memberikan konsekuensi yang tidak sejalan dengan aturan disiplin di keluarga.

Perlu diingat, banyak balita melalui tahap memukul ketika marah dan mencapai puncaknya sekira usia 2 tahun.

Balita tumbuh dari tahap ini seiring berjalannya waktu. Orangtua perlu mengajari mereka dengan cara yang tepat untuk menghadapi amarah dan emosi kuat lainnya.

Dengan tetap tenang dan memahami alasan di balik kemarahan balita, orangtua dapat mengatasinya dan menjalani tahap ini bersama-sama.

Namun, jika balita tampaknya memiliki ledakan amarah yang tampak ekstrem untuk usianya, orangtua bisa berkonsultasi dengan dokter anak dan menanyakan apakah perlu rujukan ke psikolog anak.

Baca juga: 5 Dampak Negatif Media Sosial terhadap Remaja, Orangtua Perlu Tahu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Moms.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.