Kompas.com - 18/11/2020, 09:11 WIB
Mendiang Putri Diana saat merayakan ulangtahun terakhirnya di usia 36 tahun. Hasil tangkap layar Harper BazaarMendiang Putri Diana saat merayakan ulangtahun terakhirnya di usia 36 tahun.
|
Editor Wisnubrata

 

KOMPAS.com - Busana yang dipakai oleh anggota Royal Family atau Keluarga Kerajaan Inggris rupanya memberi pengaruh besar bagi tren fesyen.

Pakaian yang dipakai mendiang Putri Diana, Kate Middleton, hingga Meghan Markle kerap menjadi inspirasi bagi orang lain dalam berbusana, bahkan menjadi barometer mode.

Uniknya, keluarga kerjaan juga menjadikan busana sebagai cara untuk berkomunikasi dengan masyarakat, karena bisa menyiratkan maksud tertentu.  

"Anggota Keluarga Kerajaan tidak akan pernah membicarakan penampilan mereka," kata Elizabeth Holmes, penulis "HRH: So Many Thoughts on Royal Style". 

"Mereka tidak akan berpidato dan berkata, 'inilah alasan saya memakai ini.' Mereka membiarkan kita mencari sendiri artinya."

Buku yang dia tulis, HRH: So Many Thoughts on Royal Style merupakan gambaran lebih jelas mengenai para wanita House of Windsor dan pakaian mereka, dimulai dari Ratu Elizabeth II.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Holmes mengatakan, mantan menantu Ratu Elizabeth II, Putri Diana termasuk pendobrak yang berani mengenakan pakaian yang berbeda untuk memberi pesan khusus.

"Dia menyampaikan pesan dari pakaiannya tanpa harus bicara," kata Holmes.

"Saya pikir hal itu membantu menjelaskan mengapa kemudian kita peduli dengan apa yang dipakai Kate dan Meghan dan berusaha menangkap pesan yang ingin mereka sampaikan."

"Diana adalah yang pertama menjadikan busana Keluarga Kerajaan sebagai sesuatu yang menarik," sambung dia.

Meski begitu, pilihan pakaian tersebut kadang dianggap tidak tepat atau terlalu berani untuk seorang anggota keluarga kerajaan.

Nah, inilah penampilan yang dianggap kontroversial dari para wanita yang paling sering dibicarakan itu.

1. Putri Diana

Meghan Markle dan Putri Diana memakai Tuxedo Meghan Markle dan Putri Diana memakai Tuxedo
Saat Putri Diana menikah dengan Pangeran Charles pada tahun 1981, dia baru berusia 20 tahun dan berusaha tampil dewasa dengan kemeja berkerah tinggi serta hemline panjang.

Namun saat itu ia masih seorang gadis yang pemalu.

"Seorang fotografer dari The Sun mendatangi sekolah taman kanak-kanak tempat Diana bekerja dan berkata, 'saya dengar Anda berkencan dengan Pangeran Wales. Bisakah saya mengambil foto Anda?',” ucap Holmes.

Meskipun ia memakai rok sederhana, kakinya terlihat. "Dia merasa malu. Itu menjadi pembicaraan," sebutnya.

Beberapa tahun setelah pernikahannya, Diana dikaruniai seorang anak. Namun ia menjadi sorotan terkait keharmonisan keluarganya yang terguncang.

"Pada tahun 1985, dia memiliki anak dan pernikahannya bermasalah," kata Holmes.

"Karena tidak ingin menanggapi pertanyaan dengan kata-kata, Diana menggunakan pakaian sebagai jawaban atas kritik yang dia terima. Dia tahu orang-orang mengikuti penampilannya."

"Semakin buruk masalah dalam pernikahannya, semakin menarik fesyennya," kata Holmes.

Dalam sebuah tur ke Italia pada 1985, dia mengenakan menswear, termasuk setelan Jasper Conran hijau dengan dasi yang serasi.

Apa yang dilakukan Diana tidaklah aneh, melainkan kemajuan dalam fesyen dan penegasan dari pengaruhnya yang berkembang.

Holmes mengatakan, publik terpesona dengan penampilan Diana, tetapi hal itu menjadi bahan perdebatan di Keluarga Kerajaan Inggris.

"Yang jelas, fesyen Diana membuatnya tetap disorot dan berkontribusi pada popularitasnya," lanjut Holmes.

Setelah Diana dan Pangeran Charles berpisah pada tahun 1992, dia lepas dari perhatian publik.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Princess Diana’s legacy (@diana.legacy)

Diana juga dikenal karena "Revenge Dress" di tahun 1994, memakai gaun pendek dari desainer Christina Stambolian.

Dia memilih gaun yang menampilkan belahan dada untuk acara gala yang berlangsung di suatu malam.

Momen Diana mengenakan gaun seksi terjadi bersamaan dengan pengakuan Pangeran Charles yang menyebut dia tidak setia pada Diana.

Baca juga: Cerita Baju Putri Diana dan Ide Jahil Kue Payudara untuk William

2. Ratu Elizabeth II

Ratu Elizabeth II ketika menghadiri London premiere of Lawrence of Arabia di 1962. Gaun yang dikenakannya kemudian dikenakan oleh cucunya, Putri Beatrice sebagai gaun pernikahan.Tangkap layar People Ratu Elizabeth II ketika menghadiri London premiere of Lawrence of Arabia di 1962. Gaun yang dikenakannya kemudian dikenakan oleh cucunya, Putri Beatrice sebagai gaun pernikahan.
Selama masa pemerintahannya, Ratu Elizabeth II sering mengenakan mantel warna-warni dan topi yang serasi dengan corak warna berani. Dan hal itu sudah dia lakukan sejak usia 40-an.

Tapi Holmes mengatakan, di masa mudanya, Ratu Elizabeth II terbilang relatif fashion-forward, dan memamerkan lekuk tubuh jam pasir.

"Orang-orang membandingkannya dengan pinup," kata Holmes tentang gaun renda putih nyaman yang dikenakan Ratu Elizabeth II saat menghadiri pesta kebun di Australia.

"Mereka sampai menjulurkan leher untuk melihatnya."

Setelah dia naik tahta, Ratu Elizabeth II memulai tur pers global dari November 1953 hingga Mei 1954.

Misinya adalah mewakili Keluarga Kerajaan Inggris secara positif usai pamannya, Edward VIII, mengundurkan diri.

"Pekerjaannya mempesona. Kami tidak menganggap ratu sampai seperti itu. Itu adalah waktu singkat dari masa pemerintahannya di mana dia bermain dengan gaya seperti ini," kata Holmes.

Ratu Elizabeth II memiliki selera fashion tinggi dan mampu mempengaruhi banyak wanita Inggris pada jamannya.DAILYMAIL.CO.UK Ratu Elizabeth II memiliki selera fashion tinggi dan mampu mempengaruhi banyak wanita Inggris pada jamannya.
Namun pada 1980-an, dia mengubah penampilannya dan tidak semua orang senang dengan penampilan tersebut.

Ratu Elizabeth II mengenakan setelan kotak berwarna lavender yang disebut lusuh oleh para kritikus, kata Holmes.

"Saat Diana datang ke tempat itu, saya bisa membayangkan perbandingan antara Ratu Elizabeth II dan menantu perempuannya yang mencolok."

Baca juga: Mengintip Gaya Busana Ratu Elizabeth dari Masa ke Masa

3. Kate Middleton

Kate Middleton dengan sepatu high heelsrd Kate Middleton dengan sepatu high heels
Kate Middleton dikenal karena penampilannya yang flawless atau tanpa cacat, dan dia mampu berperan sebagai bangsawan, ibu, serta ikon gaya. Namun, dia juga pernah salah menerapkan gaya.

Saat melakukan kunjungan ke Kanada tahun 2011, gaun Jenny Packham miliknya yang berwarna kuning terbawa angin saat berada di landasan.

"Dia mengenakan stoking terbuka, tidak ada yang bisa dilihat tetapi itu adalah pengingat bahwa apa yang dia pakai adalah pakaian kerja," kata Holmes.

Salah satu kesalahan lain Kate lebih tidak kentara, dan menandakan bahwa pilihan wardrobe dapat berkaitan dengan kesalahan bergaya.

Gaun bermotif bunga yang dia kenakan saat tur Diamond Jubilee 2012 di Kepulauan Solomon hampir menciptakan insiden memalukan.

"William dan Kate tiba di hotel dan di sana ada gaun, dia mengira itu dari desainer lokal," tutur Holmes atas pilihan Kate.

Dia menanggalkan pakaian aslinya dan melangkah keluar dengan gaun ungu tanpa tali.

"Ada kesalahan besar tentang itu, dan mereka meminta maaf," kata Holmes.

Baca juga: Kate Middleton Tampil Segar dalam Gaun Floral

4. Meghan Markle

Meghan MarkleWireImage Meghan Markle
Saat liburan pertamanya dengan Pangeran Harry pada 2017, Meghan Markle mengirimkan pesan jelas dengan mengenakan kaus dan celana jeans robek.

"Ada banyak diskusi saat itu tentang pakaian apa yang pantas," kata Holmes.

Holmes juga menambahkan, Markle belum lama bertemu Pangeran Harry sebelum menikah, dan ia membawa pengaruhnya ke dalam Keluarga Kerajaan.

"Dia tahu bahasa mode ini jauh sebelum dia bergabung dengan keluarga kerajaan. Meghan pernah ke pekan mode, bekerja dengan penata gaya, dan mengetahui apa artinya semua itu," sebut Holmes.

"Dia agak melanggar aturan, memasangkan jeans robek dengan kemeja putih yang disebut 'husband shirt'."

Pangeran Harry dan Meghan MarkleHuffington Post Pangeran Harry dan Meghan Markle
Meskipun mendapat reaksi, Holmes mengatakan jeans yang melanggar aturan dipandang positif oleh sejumlah pengamat Keluarga Kerajaan.

"Jika Anda belum pernah melihat Kate yang klasik dan feminin, tiba-tiba ada Meghan yang jauh lebih modern dan kasual ala California," kata Holmes.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber NYPost
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.