Kompas.com - 19/11/2020, 10:48 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Tak jarang laki-laki dibutakan oleh hubungan narsistik karena merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mengatasi pikiran kacau dan membingungkan.

Selain itu, ada laki-laki yang merasa tidak akan terpengaruh efek negatif dari hubungan toksik. Oleh karenanya mereka cenderung membiarkan pasangan dengan sifat narsistiknya.

"Ada keyakinan, berdasarkan asumsi yang dibuat masyarakat tentang peran gender, yang menyatakan seorang laki-laki memiliki peran lebih kuat dalam suatu hubungan," ujar Durvasula.

Anggapan tersebut membuat laki-laki cenderung memanipulasi pikirannya dan menganggap ia lebih kuat. Hal ini membuat mereka merasa tidak masalah apabila menjalin hubungan dengan seorang narsistik.

Baca juga: Diselingkuhi Pasangan, Haruskah Bertahan atau Pergi?

Biasanya mereka akan mengatakan, "Saya tidak akan membiarkan hal ini memengaruhi. Saya harus tegar."

Pikiran-pikiran ini yang membuat laki-laki tidak bisa secara obyektif mengenali pola hubungan tidak sehat dan enggan menetapkan batasan.

"Kecenderungan masyarakat yang berharap laki-laki untuk tegar dan kuat itu menyedihkan karena tidak menguntungkan. Laki-laki akan bertahan hubungan tidak sehat ini dalam jangka waktu lama," kata Durvasula.

Selain hubungan romantis, laki-laki juga bisa terjebak dengan seorang narsistik di hubungan profesional. Misalnya akademis dan pekerjaan.

Hal ini ditandai dengan tindakan perpeloncoan yang dialami laki-laki. Sekali lagi, anggapan laki-laki harus kuat membuat mereka menerima begitu saja tindak perpeloncoan.

Selain itu, ada anggapan yang mengatakan jika laki-laki bisa menghadapi perpeloncoan itu, maka dirinya semakin hebat bisa menjadi yang terdepan.

Baca juga: Pasangan Gampang Cemburu, Pertanda Gangguan Narsistik

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.