Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/11/2020, 18:31 WIB
Dian Reinis Kumampung,
Wisnubrata

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pandemi covid-19 membuat kita begitu akrab dengan pembersih tangan atau hand sanitizer.

Padahal, terlalu banyak menggunakan hand sanitizer justru akan menjadikan produk ini berbahaya.

Tak hanya berbahaya bagi manusia, produk berbahan dasar alkohol ini juga tidak ramah bagi hewan peliharaan, termasuk anjing.

Meskipun tidak ada bukti bahwa anjing dapat menularkan covid-19 kepada manusia, dan virus tidak dapat bertahan lama di bulu anjing, beberapa pemilik hewan peliharaan masih menggunakan hand sanitizer di kaki anjingnya.

Hal ini tanpa disadari dapat menyebabkan masalah kesehatan, atau bahkan kematian bagi binatang peliharaan itu.

Mengapa pembersih tangan berbahaya bagi anjing?

Hand sanitizer mengandung produk alkohol yang disebut etanol. Etanol ini bila termakan hewan peliharaan juga berbahaya karena ukuran mereka lebih kecil daripada manusia.

Belum lagi, kebiasaan anjing yang cenderung menjilati tubuhnya saat merasa tidak nyaman. Bahkan karena rasanya yang menurut mereka aneh, anjing bisa jadi akan terus menjilati kaki mereka, sampai rasa aneh itu hilang.

Baca juga: Minum Cairan Hand Sanitizer Sebabkan Kebutaan dan Kematian

 

Sampai sini, bisa membayangkan berapa banyak mereka akan mengonsumsi etanol dari pembersih tangan kan?

“Gejala hewan yang keracunan alkohol sangat mirip dengan manusia,” kata Dr. Zac Pilossoph, dokter hewan konsultan Healthy Paws Pet Insurance.

Pembersih tangan mengandung 60 persen atau lebih konsentrasi alkohol, yang sebanding dengan bentuk minuman keras yang paling umum di pasaran. 

"Hewan peliharaan yang menelannya dapat mengalami gangguan kesehatan, seperti, penurunan suhu tubuh yang parah, nafas melambat, serta inkoordinasi, depresi neurologis, koma, kejang, dan (berpotensi) kematian,” ujar Pilossoph.

Belum lagi efek kering pada kulit yang ditinggalkan oleh hand sinitizer, hal ini juga akan terjadi pada anjing.

“Kandungan alkohol yang tinggi pada pembersih tangan menyebabkan bantalan kaki retak dan bahkan mengelupas seluruhnya,” kata Sarah Reidenbach, DVM, CEO Ruthless Kindness 501c3.

“Hal ini dapat menyebabkan nyeri jangka panjang, infeksi, dan lebih mudah terbakar ketika mereka berjalan di permukaan yang panas,” imbuh Sarah.

Baca juga: Amankah Penggunaan Hand Sanitizer pada Bayi?

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com