Kompas.com - 20/11/2020, 16:16 WIB
Ilustrasi menimbang berat badan shutterstockIlustrasi menimbang berat badan

9. Sindrom X

Sindrom ini adalah sekumpulan kondisi kesehatan yang terkait dengan resistensi insulin. Penambahan berat badan sering terjadi karena sindrom ini.

"Tubuh tidak mengenali dan merespons insulin dengan baik. Resistensi insulin tampaknya memengaruhi hormon lain di dalam tubuh, termasuk yang mengatur metabolisme."

Begitu penuturan Lisa Young, RDN, ahli diet dan profesor nutrisi di New York University yang juga menulis buku "Finally Full, Finally Slim". 

Sering kali, orang dengan sindrom X mengalami peningkatan gula darah, kolesterol tinggi, dan penambahan berat badan.

10. Gagal jantung kongestif

Gagal jantung kongestif menyebabkan otot jantung melemah dan jantung tidak memompa secara efisien. Jadi, jantung tidak memompa cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan darah serta cairan mulai menumpuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dr Seti mengatakan, hal ini menyebabkan pembengkakan dan penambahan berat badan dengan cepat.

Gejala tambahan dari kondisi ini, seperti pembengkakan sendi, buang air kecil berlebihan, dan batuk atau mengi.

Baca juga: Hipertensi Bisa Picu Gagal Jantung, Begini Cara Mengelola Tekanan Darah

11. Rheumatoid arthritis

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.