Tips Sirami Anggrek agar Tumbuh Subur

Kompas.com - 21/11/2020, 08:19 WIB
Ilustrasi anggrek shutterstockIlustrasi anggrek

KOMPAS.com - Sebagian besar anggrek ditanam di kulit kayu, sabut kelapa, serat pakis, atau arang sekam, ketimbang di tanah. Sehingga kebutuhan mereka akan air pun tergolong sedikit.

Hal ini tentu berbeda dengan tanaman hias lain yang ditanam di tanah bercampur kompos.

Akibatnya banyak orang menganggap, menanam anggrek adalah pekerjaan yang rumit.

Padahal, sama seperti tanaman hias yang lain, menyiram dengan volume dan saat yang tepat adalah kuncinya.

Baca juga: Menikmati Sejuknya Hutan Anggrek di Era New Normal

Terlalu banyak atau terlalu sedikit air tidak akan membuat anggrek tumbuh subur. Sehingga, selain menyiram satu minggu sekali, perhatikan pula media tanam yang digunakan.

Media tanam pada anggrek akan menunjukkan kapan waktu yang tepat untuk menyiramnya.

Anggrek di kulit kayu

Saat menyiram anggrek, tujuannya adalah untuk memberi kelembapan pada bagian kulit kayunya, bukan akarnya.

Selalu gunakan air bersuhu ruang; tidak dingin, tidak hangat.

Hindari membiarkan air tetap berada di dalam tempat daun bertemu dengan batang anggrek; sebab ini akan menyebabkan pembusukan.

Jika beberapa tetes air tidak sengaja terciprat di daun, keringkan dengan kain lembut atau dengan handuk kertas.

Cara terbaik untuk menyirami anggrek dalam pot adalah dengan menempatkan seluruh pot ke dalam mangkuk yang setidaknya setinggi garis kulit kayu.

Tuangkan air bersuhu ruang tadi ke atas kulit kayu sehingga memenuhi mangkuk tepat di bawah bibir pot. Lalu, biarkan kulit kayu terendam selama 10-15 menit.

Jika sudah memasukkan air ke dalam mangkuk terlebih dahulu, kemungkinan kulit kayu akan terdorong keluar dari pot saat ditenggelamkan ke dalam air.

Setelah merendam selama waktu yang ditentukan, angkat pot dan biarkan semua sisa air keluar dari sana, lalu tempatkan kembali anggrek dalam cahaya terang dan tidak langsung.

Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Begini Cara Menanamnya di Rumah

Pot tanah liat merupakan wadah yang sangat baik untuk tanaman anggrek, karena bisa menyerap kelembapan. Dengan begitu, ketika kulit kayu mengering, anggrek bisa menyerap air dari sana.

Anggrek di sphagnum moss

Adapula media tanam lain yang bisa digunakan untuk menanam bunga anggrek yakni, sphagnum moss.

Untuk media tanam ini, kita bisa menyiramnya dari atas, seperti menyiram tanaman lain. Namun lebih mudah jika merendam media tanam itu ke dalam baskom.

Tips ini berguna agar lumut pengikat air tersebut memiliki cukup waktu untuk melembapkan kembali semua permukaannya.

Lumut sphagnum akan menahan kelembapan lebih lama daripada kulit kayu. Jadi perlu diingat bahwa lumut bisa terasa kering pada bagian atas, tetapi masih lembap di dalam pot.

Sebelum menyiram, masukkan jari ke dalam lumut hingga buku jari pertama untuk memastikan media tersebut benar-benar kering.

Baca juga: Keindahan Anggrek Langka Diabadikan dalam Prangko

Berhati-hatilah saat menyirami anggrek yang tumbuh di sphagnum moss, terutama jika media tersebut berada dalam pot plastik atau kaca yang menahan air.

Akar anggrek membutuhkan udara untuk tumbuh, dan terlalu banyak air akan menghambat masuknya udara yang menjadi penyebab membusuknya akar anggrek.

Seberapa sering menyiram anggrek?

Menyiram anggrek lebih merupakan seni daripada sains.

Seberapa sering menyiram tergantung pada sejumlah faktor, termasuk seberapa hangat suhu di rumah, banyaknya cahaya pada anggrek, jenis anggrek, dan jenis media tempat anggrek tumbuh.

Aturan umumnya adalah menyiram seminggu sekali untuk jenis anggrek yang tahan kekeringan seperti cattleyas, oncidium, dan dendrobium.

Baca juga: Mandi Bunga dengan Produk Perawatan Tubuh Beraroma Anggrek dan Neroli

Lalu, setiap 4-5 hari sekali untuk anggrek lain seperti phalaenopsis.Namun lagi-lagi, periksalah media pot sebelum menyiram.

Satu yang pasti, apa pun media tanam anggrek, harus dibasahi secara menyeluruh, kemudian dibiarkan mengering sebelum disiram kembali pada waktu selanjutnya. 



Sumber BHG
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X