Alasan Pangeran William Ogah Saksikan Kisah Dirinya di Serial the Crown

Kompas.com - 21/11/2020, 11:27 WIB
. REPRO BIDIK LAYAR VIA EXPRESS.CO.UK.

KOMPAS.com - Serial Netflix the Crown kembali menjadi perbincangan publik, setelah musim keempat yang menceritakan kisah pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana akhirnya ditayangkan.

Meski begitu, tampaknya dua putra Charles, Pangeran William dan Pangeran Harry tidak tertarik menyaksikan cerita di musim keempat tersebut.

"Harry telah melihat trailer untuk musim keempat tapi saya rasa dia tidak akan menontonnya," kata sumber tersebut.

Cerita masa kecil William menjadi salah satu bagian dari the Crown musim keempat, namun ayah tiga anak itu tidak ingin menyaksikannya.

Menurut sumber lainnya yang merupakan teman William, alasannya adalah dia tidak ingin menonton penggambaran fiktif dari kehancuran pernikahan orang tuanya, serta masa bayinya.

“Seri terbaru itu akan sangat menyedihkan bagi mereka untuk ditonton,” ungkap sumber tersebut.

Baca juga: Sinopsis The Crown Season 4, Tayang 15 November di Netflix

Tak sesuai fakta
Tak hanya Willam dan Harry, serial tersebut sepertinya juga tidak mendapatkan sambutan positif dari Ratu Elizabeth II.

Menurut E Online, Ratu memang tidak pernah menonton serial tersebut tetapi mengikuti cerita tentangnya dari media.

Ia dan Pangeran Philip kesal dengan ketidakakuratan dalam serial drama itu, khususnya bagaimana pertengkaran dan hubungan keluarga telah dimainkan dan ditampilkan sebagai fakta alih-alih karya fiksi.

Di musim-musim sebelumnya, Philip secara kuat disiratkan berselingkuh dengan seorang balerina, dan digambarkan mengabaikan ibunya, Putri Alice, ketika dia tinggal di Istana Buckingham.

Tak satu pun dari cerita itu benar.

Baca juga: Putri Diana Ternyata Harus Lulus Tes Sebelum Nikahi Pangeran Charles

Sumber yang dekat dengan Pangeran Charles dan Camilla khawatir jika The Crown ditampilkan sebagai fakta, dan ia menuduh Netflix menghasilkan uang dengan mengkarakterisasi para bangsawan.

"Banyak sejarawan dan ahli kerajaan menganggapnya sebagai fiksi, tetapi Netflix memainkan permainan yang berbahaya," kata salah satu sumber kerajaan.

Menurutnya, akan merepotkan jika orang-orang menjadikan serial tersebut sebagai sumber untuk sejarah kerajaan.

"Netflix memiliki kewajiban untuk berterus terang tentang programnya dan produser harus lebih jujur tentang bagian mana yang fakta dan bagian mana yang fiksi," ujarnya.

Fakta bahwa Pangeran Harry dan Meghan Markle telah menandatangani kesepakatan yang menguntungkan dengan Netflix juga berpotensi menimbulkan kontroversi.

Meskipun Pangeran Harry sebelumnya dilaporkan mengaku sebagai penggemar acara tersebut, tetapi dia mengatakan ingin serial itu berakhir sebelum mencapai kisahnya.

Baca juga: Harry dan Meghan Markle Akan Punya Program Eksklusif di Netflix



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X