11 Protein Terbaik untuk Perempuan

Kompas.com - 22/11/2020, 16:38 WIB
Ilustrasi beragam potongan daging sapi. SHUTTERSTOCK/SANDRO PAVLOVIlustrasi beragam potongan daging sapi.

KOMPAS.com - Protein merupakan zat gizi makro yang sangat penting untuk membangun tulang dan otot yang lebih kuat. Selain itu, protein juga dapat menjaga nafsu makan dan mengontrol gula darah.

Sayangnya, kebanyakan orang sering kali mengonsumsi protein terlalu banyak atau memilih jenis protein yang salah.  Dampaknya mereka tidak mendapat manfaat kesehatan optimal dari protein. 

Bagi kaum perempuan, asupan protein yang cukup dapat meningkatkan kepadatan tulang guna mencegah osteoporosis, serta meningkatkan kekuatan dan kesehatan.

Berikut adalah 11 sumber protein terbaik untuk dikonsumsi perempuan.

1. Daging sapi organik

Pilihan yang lebih direkomendasikan adalah daging sapi grass-fed atau organik. Daging sapi organik berasal dari sapi yang mengonsumsi rumput dan dilepas liarkan.

"Komposisi nutrisi daging sapi rumput sedikit berbeda dengan daging sapi dari sapi yang makan biji-bijian dan kedelai," kata Maggie Michalczyk, MS, RD kepada Eat This.

Baca juga: Tips Mengenali Daging Sapi Asli dan Segar

Kedua daging sapi tersebut sama-sama kaya zat besi, seng, dan selenium. Tapi daging sapi organik mengandung lebih banyak asam lemak omega-3 dan lebih tinggi vitamin A, vitamin E, dan antioksidan lain.

"Daging sapi juga tinggi zat besi, khususnya zat besi heme. Ini merupakan bentuk zat besi yang paling mudah diserap oleh tubuh. Pada wanita, zat besi akan mencegah anemia," tambah Michalczyk.

2. Ikan berlemak

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X