Didiet Maulana Mengangkat Keindahan Tenun Tanimbar

Kompas.com - 22/11/2020, 19:00 WIB
Koleksi terbaru Didiet Maulana dari tenun Tanimbar Maluku. Sumber : SVARNA by IKAT IndonesiaKoleksi terbaru Didiet Maulana dari tenun Tanimbar Maluku.

KOMPAS.com - Desainer Didiet Maulana memperkenalkan koleksi busana terbarunya dari label Svarna by IKAT Indonesia yang mengangkat keindahan tenun Tanimbar Maluku.

Lewat acara pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2020 seri ketiga hari ketiga yang digelar virtual pada hari ini, terlihat ada lima koleksi busana terbaru hasil rancangan Didiet.

Koleksi busana terbarunya ini tercipta dari hasil kerja sama dengan UMKM binaan Bank Indonesia yakni Tenun Ikat Rasalsam.

"Kolaborasi dengan Bank Indonesia adalah sebuah paltform yang sangat baik untuk saya bisa mengenalkan kain Nusantara. Terutama untuk kali ini (tenun) Tanimbar," kata Didiet, Minggu (22/11/2020).

Ia mengaku, ada hal menarik dari tenun Tanimbar. Setiap garis yang ada di tenun tersebut memiliki cerita dan filosofisnya masing-masing.

Selain itu, dari luar tekstur kain ini terlihat tebal. Namun ketika dipakai ternyata tidak.

Baca juga: Hari Batik, Didiet Maulana Ajak Influencer Dukung Perajin Batik

Didiet Maulana bersama koleksi busana terbarunya.SVARNA by IKAT Indonesia Didiet Maulana bersama koleksi busana terbarunya.

Menurut Didiet, untuk merasakan kenyamanan dari tenun Tanimbar busana harus dipegang dan dipakai dahulu.

Untuk konsep busana koleksi terbarunya ini, Didiet terinspirasi dari busana tradisional, keteguhan pribadi, dan ketangguhan perempuan Tanimbar,

Koleksi ini menghadirkan beberapa siluet A Line dengan pasangan ikat pinggang dan outerwear berbagai gaya untuk melengkapi busana.

Tone warna yang dihadirkan melambangkan hijaunya nuansa alam Tanimbar. Lalu ada coklat yang menggambarkan kesuburan tanah dan biru melambangkan potensi maritimnya.

Baca juga: Sajadah Bermotif Ikat Rancangan Didiet Maulana, Mau?

"Apa yang saya lakukan adalah memberi inspirasi agar orang lain juga melihat bahwa kain Tanimbar bisa digunakan sebagai evening dress, baju untuk kerja, tapi juga nyaman dikenakan sehari-hari," kata Didiet.

Lewat kerja sama dengan BI, Didiet berharap bisa memberikan inspirasi yang sustainable dan tidak berhenti sampai di sini.

"Dengan begitu bisa menjadi gerbang pengenalan untuk pengrajin di Tanimbar sehingga masyarakat Indonesia bisa membeli kain tersebut," pungkas Didiet.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X