Kompas.com - 24/11/2020, 18:24 WIB
Ilustrasi mencuri shutterstockIlustrasi mencuri
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kleptomania atau dikenal sebagai penyakit suka mencuri merupakan sebuah penyakit mental.

Penderita kleptomania memiliki keinginan yang tidak dapat dikontrol untuk mencuri barang-barang. Kondisi ini menimbulkan kecemasan dalam diri penderita.

Penyakit kleptomania kebanyakan dialami oleh kaum wanita daripada laki-laki. Dari semua kasus pencurian yang terjadi di toko, hanya 5% pelaku yang menderita kleptomania dan kebanyakan dialami saat masih berusia remaja.

Penyebab pasti dari kondisi ini belum diketahui dengan pasti. Namun kebiasaan ini diduga terkait dengan faktor genetik dan gangguan keseimbangan hormon di otak, yaitu hormon serotonin dan hormon dopamin.

Kleptomania merupakan sesuatu yang nyata terjadi dan menyebabkan gangguan yang signifikan terhadap penderitanya.

Penderita penyakit suka mencuri ini biasanya juga mengalami gangguan psikologi lain seperti depresi, gangguan kecemasan, dan bahkan memiliki potensi untuk melakukan bunuh diri.

Apa yang dialami oleh penderita kleptomania?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pencurian yang dilakukan oleh penderita biasanya terjadi tanpa direncanakan atau secara spontan.

Sebelum mulai mencuri, penderita akan merasa cemas dan tegang karena keinginannya yang tidak dapat dikendalikan. Saat mencuri penderita merasa lega dan senang karena dapat memenuhi dorongan yang muncul dalam dirinya.

Namun, setelahnya, penderita akan merasa takut tertangkap, malu pada dirinya, dan merasa bersalah. Tapi setelahnya, dorongan untuk mencuri akan muncul kembali.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.