Kompas.com - 24/11/2020, 18:24 WIB
Editor Wisnubrata

Dorongan untuk mencuri yang dirasakan penderita sangat sulit untuk dikendalikan dan akhirnya siklus mencuri terjadi secara terus-menerus dan membuat penderita tidak dapat keluar dari lingkaran tersebut.

Beberapa penderita tidak mencari bantuan karena merasa malu dengan apa yang telah dilakukan dan akhirnya menyembunyikan masalah yang dialami dari orang-orang terdekatnya.

Baca juga: Orang yang Suka Cari Perhatian Bisa Jadi karena Gangguan Mental

Penyebab kleptomania

Penyebab kleptomania tidak diketahui. Beberapa teori menyatakan bahwa perubahan di otak mungkin merupakan akar dari kleptomania.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk lebih memahami kemungkinan penyebab ini, namun kleptomania mungkin terkait dengan:

1. Masalah dengan zat kimia otak yang terjadi secara alami (neurotransmitter) yang disebut serotonin.

Serotonin membantu mengatur suasana hati dan emosi. Kadar serotonin yang rendah sering terjadi pada orang yang rentan terhadap perilaku impulsif.

2. Gangguan adiktif. Mencuri dapat menyebabkan pelepasan dopamin (neurotransmitter lain). Dopamin menyebabkan perasaan yang menyenangkan, dan beberapa orang mencari perasaan  ini berulang kali.

3. Sistem opioid otak. Dorongan diatur oleh sistem opioid otak. Ketidakseimbangan dalam sistem ini bisa membuat kita lebih sulit menahan dorongan.

Apa saja gejala kleptomania?

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.