Kompas.com - 25/11/2020, 09:31 WIB
Ilustrasi detak jantung saat olahraga shutterstockIlustrasi detak jantung saat olahraga
Editor Wisnubrata

Selain itu, makanan yang kaya akan kandungan antioksidan dan lemak sehat juga membantu menurunkan tekanan darah berlebihan sehingga memudahkan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

6. Beristirahat yang cukup

Kurang istirahat tidak hanya memicu stres pada otak, tapi juga organ-organ dalam tubuh, termasuk jantung.

Kondisi tersebut berpotensi membuat detak jantung menjadi tidak stabil saat berolahraga. Normalnya, orang dewasa harus tidur malam selama 7 hingga 9 jam.

7. Menjaga agar berat badan tetap sehat dan ideal

Ketika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, organ tubuh, termasuk jantung, harus bekerja ekstra untuk melakukan tugasnya.

Selain itu, kondisi ini juga memicu stres pada organ tubuh. Oleh sebab itu, jagalah supaya berat badan tetap ideal dengan rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat.

8. Mengelola stres

Stres dapat membuat organ tubuh, termasuk jantung bekerja lebih keras saat melakukan aktivitas.

Untuk mengatasi masalah ini, kita bisa menggunakan waktu luang untuk melakukan hobi, menghabiskan waktu di alam, hingga menerapkan teknik-teknik relaksasi seperti meditasi maupun yoga.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X