Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2020, 12:10 WIB

KOMPAS.com - Tanaman hias saat ini telah menjadi bagian dari dekorasi rumah. Ada banyak jenis tanaman hias yang jadi favorit untuk mempercantik rumah, tetapi jarang yang memilih bunga melati.

Bunga melati (jasminum) tergolong sebagai tanaman merambat yang semaknya bisa membesar seiring ia tumbuh. Meski ukuran tanaman ini relatif besar, tetapi tetap bisa ditanam dalam pot.

Menurut Marc Hachadourian, direktur hortikultura rumah kaca dan kurator senior anggrek di New York Botanical Garden, bunga melati memiliki banyak varietas dan disukai orang.

Tanaman melati dalam potShutterstock Tanaman melati dalam pot
"Melati disukai karena wangi manis yang kuat yang dihasilkan sebagian besar bunga pada tanaman merambat atau semak," kata dia.

Sedangkan menurut kreator YouTube, Tonya Barnett dari Freshcutky Cut Flower & Vegetable Garden, kita dapat memperoleh varietas melati yang siap mekar yang menarik.

Baca juga: Mengenal Calathea, Tanaman Hias Cantik yang Tak Butuh Banyak Cahaya

Para ahli menjelaskan cara terbaik menanam dan merawat bunga melati di dalam ruangan.

"Bunga melati lebih baik ditempatkan di lokasi yang cerah, dalam pot berisi tanah yang sedikit asam, dengan drainase dan kandungan organik yang baik," kata Hachadourian.

Barnett mengatakan, tanaman melati perlu mendapatkan sinar matahari tidak langsung selama enam jam per hari.

Ia juga mengingatkan pentingnya cara menanam melati. "Menggantung melati sangat populer, karena memungkinkan tanaman merambat dari pot, menciptakan efek visual yang unik dan mencolok," sebut dia.

Tanaman ini tumbuh relatif cepat, sehingga kita perlu memangkasnya secara rutin untuk menjaga tanaman tetap bugar, mendorong percabangan, dan membantu perkembangannya.

Baca juga: Agar Daun Tanaman Jadi Kinclong, Bersihkan dengan 4 Bahan Alami Berikut

Setelah tanaman melati yang ditempatkan di dalam ruangan mulai berbunga, kita perlu memangkasnya sekitar 1,2 cm dengan tiga hingga enam lembar daun di tiap cabang.

Kita dapat menanam spesies melati merambat di teralis atau membiarkannya keluar dari wadah.

Pot tanaman gantung di dalam ruang keluarga, karya Black and Bloomwww.mydomaine.com Pot tanaman gantung di dalam ruang keluarga, karya Black and Bloom

"Spesies melati seperti jasminum sambac sebaiknya dipangkas di pertengahan cuaca panas untuk mendorong lebih banyak cabang dan kuncup bunga," tambah Hachadourian.

"Kita membutuhkan ruang untuk membiarkan bunga tumbuh, tetapi juga menjaga aromanya yang harum."

Baca juga: 7 Bunga yang Cocok Digantung di Teras Rumah

Memilih varietas melati terbaik

Ada beberapa varietas melati yang paling cocok ditanam di dalam ruangan, salah satunya jasminum sambac. Varietas ini dikenal dengan aromanya yang klasik.

"Budidaya jasminum sambac dengan bunga ganda adalah salah satu cara terbaik untuk menghasilkan aroma dan bunga," kata Hachadourian.

"Batang yang tegak dan kaku mendapat manfaat dari pemangkasan untuk mengendalikan tinggi tanaman dan mendorong percabangan agar lebih banyak bunga."

Jasminum sambac mekar dan tumbuh subur di kondisi panas dan lembap. Varietas melati yang populer lainnya adalah jasminum polyanthum, dan menjadi favorit Hachadourian.

"Melati ini membutuhkan periode yang lebih sejuk untuk mekar, tetapi tampilan bunga yang dihasilkan menakjubkan, sepadan dengan usahanya."

Tanaman merambat ini tumbuh subur di keranjang gantung atau di teralis dekoratif dan bisa menghasilkan bunga mulai akhir Desember hingga Maret.

Jasminum grandiflorum adalah pilihan lainnya yang bisa jadi alternatif. Tanaman ini mudah tumbuh karena ia kehilangan dedaunannya di waktu singkat dan akan tumbuh kembali lebih cepat.

Baca juga: Seberapa Efektif MSG sebagai Pupuk Tanaman

Memetik bunga melati

Beberapa tanaman "melati" berasal dari genus tanaman berbeda dan bisa berbahaya untuk dimakan atau diminum.

Petik tanaman melati segera setelah mekar, dengan cara meletakkan bunganya di lokasi yang sejuk dan hembusan udara yang kuat untuk mengeringkannya.

"Setelah kering, kelopak melati dapat digunakan untuk mengharumkan berbagai daun teh, dimasukkan ke dalam sirup, minuman, atau lainnya," kata Barnett.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber MSN
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.