Kompas.com - 27/11/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com -  Di masa pandemi ini segala sesuatunya menjadi terasa berat dan terkadang membuat kita jadi emosi secara berlebihan.

Terlebih lagi, bagi orang-orang yang sudah memiliki anak dan harus bekerja di rumah. Wajar saja segala hiruk pikuk yang harus dilakukan memicu stres dan menyebabkan kemarahan yang memuncak.

Berangkat dari hal itu, seorang psikolog, Adam Borland, PsyD kemudian mencoba memberikan beberapa tips tentang mengelola emosi dan menahan rasa marah selama masa yang sulit ini.

1. Menarik napas dalam-dalam

Ilustrasi bernafasshutterstock Ilustrasi bernafas
Salah satu keterampilan mengatasi emosi yang paling efektif dan sudah kita lakukan sepanjang waktu adalah bernapas.

Namun, ini bukan sembarang bernapas. Borland merekomendasikan bernapas melalui diafragma atau dikenal juga sebagai pernapasan perut.

Ini adalah jenis napas dalam yang membuat perut mengembang saat kita sedang menarik napas, dan mengecil saat menghembuskannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berlatihlah menarik napas perlahan melalui hidung dan menghembuskannya secara bertahap melalui mulut.

Mungkin tampaknya terlalu sederhana untuk membantu kita mengendalikan emosi.

Akan tetapi, pernapasan diafragma melibatkan sistem saraf parasimpatis yang menenangkan saat kita merasa stres atau kesal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.