Kompas.com - 27/11/2020, 15:38 WIB
Ilustrasi meditasi shutterstockIlustrasi meditasi
|
Editor Wisnubrata

Pendapat orang lain tentu saja penting untuk membuat kita menjadi lebih memahami kesadaran diri.

"Salah satu tantangan kesadaran diri adalah kita tidak selalu mengetahui kelemahan kita," ungkap Bill Benjamin, pakar kecerdasan emosional dan mitra di Institute for Health and Human Potential.

Dia merekomendasikan kita mencoba penilaian 360 derajat, yang merupakan sistem untuk rekan kerja, manajer, teman, dan bahkan keluarga untuk memberi kita umpan balik secara anonim.

Shirkani menambahkan, jika kita ingin mengetahui tentang suatu sifat tertentu dalam diri kita, kita juga dapat meminta kritik yang lebih spesifik.

Misalnya, meminta rekan kerja memerhatikan keterampilan mendengarkan kita selama rapat untuk melihat apakah kita tampak terganggu atau sering menyela.

"Jika mereka tahu apa yang kita cari secara khusus, mereka dapat memberikan masukan lebih tepat," terangnya.

Baca juga: 5 Cara Menjadi Orangtua dengan Penuh Kesadaran

2. Pengendalian diri

Pengaturan diri yang baik melibatkan pengendalian impuls untuk memastikan kita bertindak tepat untuk situasi yang dihadapi.

Saat emosi semakin tinggi, kita mungkin ingin mengirim email dengan sinis atau menangis selama rapat.

Namun, menyalurkan perasaan itu dengan menyibukkan diri pada sebuah pekerjaan atau jalan-jalan santai justru menunjukkan kecerdasan emosional kita.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X