Kompas.com - 27/11/2020, 21:41 WIB

"Orang yang beruntung berbicara dengan banyak orang, menarik orang agar datang kepada mereka, dan tetap menjalin hubungan," kata Wiseman kepada Health.com.

"Kebiasaan ini menghasilkan jaringan keberuntungan, menciptakan potensi akan koneksi yang terjadi secara tidak sengaja."

2. Percaya pada insting

Dalam sebuah studi lain, para peneliti di Inggris menemukan naluri biasanya ampuh dan berasal dari reaksi fisik nyata dalam tubuh, seperti peningkatan detak jantung dan keringat.

Baca juga: Betulkah Ada Istilah Beruntung Saat Melamar Pekerjaan?

Responden dalam penelitian tersebut diminta untuk memenangkan permainan kartu yang tidak pernah mereka mainkan.

Permainan tersebut tidak memiliki strategi yang jelas, namun mendorong pemain agar mengikuti firasat atau insting mereka.

Saat bermain, setiap peserta mengenakan monitor detak jantung.

Perubahan detak jantung pemain memengaruhi seberapa cepat mereka belajar membuat pilihan terbaik saat bertanding.

Dari situ, para peneliti melihat apa yang terjadi di dalam tubuh seseorang dapat menuntun kepada pilihan yang mereka buat.

3. Tidak terlalu mengandalkan keberuntungan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.